PALU, beritapalu.NET | Sejumlah tukang jagal sapi mengeluhkan mekanisme penyembelihan sapi kurban di masjid Agung Darussalam Palu. Keluhan itu terutama karena empat ekor sapi yang disembelih oleh panitia di masjid itu, hanya 1 ekor yang disembelih di kompleks masjid masjid, sisanya yang 3 ekor  termasuk sapi bantuan Presiden Jokowi  disembelih di luar.

“Yang disembelih disini ini cuma satu ekor, hanya sapinya pak gubernur. Itupun karena pak gubernur berpesan agar sapinya tak boleh keluar dari kompleks masjid. Yang lainnya di luar semua, padahal tahun-tahun sebelumnya semuanya disembelih di dalam kompleks masjid,” ungkap salah seorang tukang jagal di halaman Masjid Agung Darussalam Palu, Selasa (13/9/2016).

Tukang jagal di masjid itu heran karena mekanisme pemotongan hewan kurban di masjid tersebut berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya dimana semua hewan kurban tak satu pun yang dibawa keluar untuk disembelih.

“Kalau di sembelih di sini kan semua menyaksikannya, daging-dagingnya juga jelas dibawa kemana jika sudah disembelih, masjid juga ramai, begitu pula warga yang berhak bisa mendapatkan langsung bagian daging tersebut. Tapi sekarang sudah lain. Tidak tahu kenapa tahun ini berubah begini,” sebutnya.

Diungkapkan, tahun ini ada 4 ekor sapid an 29 ekor kambing yang dikurbankan atas nama panitia hari kurban Masjid Agung Darussalam Palu. Jumlah itu menurutnya turun drastis di banding tahun-tahun sebelumnya yang jumlahnya mencapau puluhan untuk kurban sapi.

“Kita sempat ditanya oleh pak Gubernur, apakah mampu? Tapi kami katakan, sedangkan puluhan ekor sapi kami mampu, apalagi kalau cuma 4 ekor sapi. Tapi entahlah, sapi-sapi itu dibawa keluar untuk disembelih. Kalau disembelih di luar dan itu di Rumah Potong Hewan milik pemerintah mungkin tidak soal, tapi kalau ternyata tidak di Rumah Potong Hewan, tentu dipertanyakan, ada apa dan kenapa?” tanyanya.

Dalam pantauan beritapalu.NET, sejumlah warga masih melakukan antre di masjid tersebut untuk mendapatkan daging kurban. Beberapa warga yang memiliki kupon langsung mendapatkan bagian daging seberat 1 kilogram per orang tersebut. Namun warga yang tak memiliki kupon terpaksa gigit jari dan langsung plunag meninggalkan lokasi. (afd)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *