Palu Nomoni Harus Menjadi Event Menunjukan Kepribadian Bangsa

Oleh : Azman asgar

Azman Asgar
Azman Asgar

PALU NOMONI Sebuah terobosan menarik dan Penuh semangat dari Pemerintahan Hidayat-Sigit Purnomo. hal ini tidak lain karena ada nilai tersendiri bagi masyarakat Kota Palu atas penamaan event tersebut.

Palu Nomoni yang berarti “Palu Menggema/Berbunyi”, seperti mau menyampaikan keseluruh Nusantara bahwa Palu sebagai Ibu kota Provinsi Sulawesi Tengah  Mampu bersaing dengan daerah lainnya tentunya dalam hal yang Positif. tidak hanya di level nasional tapi dapat menembus ke level Internasional.

Palu Nomoni yang dulu di kenal dengan sebutan Festival Teluk Palu (FTP) harapannya bisa memberikan Spirit kemandirian,dan Kepribadian bagi masyarakat Kota Palu. Mengingat semakin derasnya arus liberalisasi di semua sektor membuat kepribadian Bangsa juga ikut tergerus entah kemana,sehingga identitas dan entitas Kota Palu pun perlahan mulai punah

Semangat untuk menunjukan identitas dan entitas yang di Tunjukan oleh Pemerintah Kota Palu lewat Event Palu Nomoni patut untuk di apresiasi, ini menandakan ada Kepedulian terhadap kepribadian bangsa yang mulai hilang di tengah tengah masyarakat. Wajib Hukumnya di Event tersebut harus lebih menunjukan kekayaan budaya yang dimiliki oleh masyarakat kota palu.

Kemudian, baiknya Event Palu Nomoni tidak menjadi ajang Kompetisi kedaerahan yang hanya menimbulkan sifat ego kedaerahan (Primordialisme). sebaliknya,harus menjadi kekuatan pemersatu dalam segala bentuk keberagaman yang dimiliki oleh bangsa ini. sehingga “Palu Nomoni” lebih di maknai sebagai Representasi budaya yang melawan segala bentuk budaya “pecah belah” yang coba merongrong kepribadian bangsa indonesia khususnya Kota Palu yang kita cintai

Harapannya, Palu Nomoni juga tidak hanya di tandai dan dimaknai dengan hal hal yang sifatnya formil, seperti pertunjukan dan lomba tarian, puisi, musikalisasi yang menjelaskan kepribadian daerah (Kaili), kita pun harus dapat memaknainya secara luas dan mampu menangkap esensi dari pertunjukan tersebut entah tari pomonte, peulu cinde, pontanu dan lain lainnya.

Dari keberagaman itu semua, ada hal penting yang harus di petik. Semisal “tari pomonte”, seni tersebut memberikan penjelasan akan semangat gotong royong,tolong menolong dan kerja keras. Inilah wujud asli bangsa ini, inilah wujud asli suku kaili yang sebenarnya. Sehingga dengan begitu Manfaat dari event Palu Nomoni benar benar terasa dan mampu memberikan suplemen bagi kemajuan daerah.

Palu Nomoni jangan sampai hanya menjadi “Event Momentual” atau bahkan “Ceremonial” semata, yang sedikitpun tidak memberikan pesan positif bagi masyarakat. Pasalnya di moment-moment seperti itu terkadang justru hanya menjadi keuntungan segelintir orang ataupun kelompok tertentu, tidak justru berdampak signifikan kesemua lapisan masyarakat.

Lewat Event Palu Nomoni Masyarakat Kota Palu menunggu Komitmen Pemerintah Kota Palu dalam Menjaga/Melestarikan “Kepribadian Bangsa” serta mampu mewujudkan kesejahteraan secara merata bagi masyarakat kota palu. Dengan begitu Manfaat yang di Timbulkan dari Event Palu Nomoni lebih besar daripada Mudhoratnya.

*) Penulis adalah Ketua Komite Pimpinan Kota Partai Rakyat Demokratik Palu (KPK PRD PALU)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here