Poso Tetap di Pangkuan Sulteng, Luwuk Ibukota Provinsi Sultim

0
744
Peta administrasi wilayah Sulteng dan Sultim. (Source: palu.bpk.go.id)
Peta administrasi wilayah Sulteng dan Sultim. (Source: palu.bpk.go.id)

PALU, beritapalu.NET | Palu sidang rapat paripurna DPRD Sulteng akhirnya diketokkan. Dengan demikian, Provinsi Sulawesi Timur tidak lagi menjadi sekadar wacana namun benar-benar terwujud dan menjadi bagian dari daerah otonomi baru.

Rapat itu memang sedang membahas pembentukan Provinsi Sulawesi Timur yang sebelumnya mengalami penundaan. Rapat di Rabu (31/8/2016) itu dimulai sekitar pukul 20.00 Wita dan berlangsung selama sekitar 1,5 jam dipimpin langsung Ketua DPRD Sulteng Aminuddin Ponulele dan dihadiri Gubernur Sulteng Longki Djanggola.

Sekretaris DPRD Sulteng yang membacakan keputusan rapat itu menyebutkan, telah disetujui pembentukan daerah otonomi baru bernama Provinsi Sulawesi Timur (Sultim). Selain itu, ditetapkan pula Luwuk sebagai ibukota propinsi.

DPRD Sulteng juga menyetujui pemberian dana hibah untuk pelaksanaan pemilihan kepala daerah kepada Provinsi Sultim sebesar Rp20 miliar. Juga alokasi pembiayaan penyelenggaraan pemerintahan sebesar Rp10 miliar selama dua tahun berturut-turut, termasuk penyerahan aset daerah ke Sultim.

Provinsi Sultim yang baru terbentuk itu terdiri dari Kabupaten Banggai, Banggai Kepulauan, Banggai Laut, Tojo Unauna, Morowali dan Morowali Utara. Sedangkan Kabupaten Poso tetap berada di pangkuan priovinsi Sulawesi Tengah atau tidak termasuk dalam bagian Sultim. (afd/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here