Operasi “Santun”, Pasukan Dikerahkan ke Kawasan Dongi-Dongi

0
426
Kapolda Sulteng Brigjen Pol Rudy Sufahriadi saat gelar pasukan operasi penertiban tambang emas liar Dongi-Dongi di Mapodla Sulteng, Rabu (31/8/2016). (Foto: Humas Polda Sulteng/Yusuf)
Kapolda Sulteng Brigjen Pol Rudy Sufahriadi saat gelar pasukan operasi penertiban tambang emas liar Dongi-Dongi di Mapodla Sulteng, Rabu (31/8/2016). (Foto: Humas Polda Sulteng/Yusuf)

PALU, beritapalu.NET | Sedikitnya 1.111 personel gabungan akan dilibatkan dalam operasi penertiban kawasan pertambangan emas liar di Dongi-Dongi, Kecamatan Lore Utara, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.

Gelar pasukan untuk itu sudah dilaksanakan di halaman Mapolda Sulteng, Rabu (31/8/2016) yang dipimpin langsung Kapolda Sulteng Brigjen Pol. Rudy Sufahriadi. Pasukan sebanyak itu mulai bergerak ke kawasan yang dimaksud setelah upacara pelepasan tersebut.

Kapolda dalam arahannya mengingatkan, operasi penegakan hukum yang dilaksanakan kedua kalinya ini sedapatnya terlaksana dengan lebih “santun”. Ia mengingatkan agar sedapat mungkin menghindari kontak fisik dengan para penambang liar agar tidak terjadi korban.

Walau begitu, Kapolda juga menegaskan, meskipun santun, namun bukan berarti personel terlibat dalam operasi itu tidak boleh bertindak keras. “Jangan sampai ada anggota yang jadi korban,” tegas mantan Kapolres Poso ini.

Menurut Kapolda, operai kali ini akan berbeda dengan operasi yang digelar sebelumnya pada 29 Maret 2016 lalu. Dulu sempat terjadi insiden antara aparat dengan penambang emas liar. Namun saat ini ia mendapatkan informasi bahwa setelah maklumat yang dikeluarkan sebelumnya, kawasan Dongi-dongi tersebut sudah “kosong” dan dengan demikian tidak perlu lagi ada tindakan represif.

Pada operasi penertiban itu, selain menertibkan para penambang emas liar, juga dilakukan rehabilitasi kawasan, yaitu dengan menimbun bekas-bekas lubang galian dengan alat berat. Sejumlah alat berat berupa eskavator juga dikerahkan ke kawasan itu hari ini. (afd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here