Dinas Pariwisata Mulai Lirik Kawasan Taman Hutan Raya di Ngata Baru

0
470
Pengunjung berpose di depan gapura Taman Hutan Rakyat (Tahura) Kapopo, Ngatabaru, Sigi, Sualwesi Tengah beberapa waktu lalu. (Foto: tahura.sultengprov.go.id)
Pengunjung berpose di depan gapura Taman Hutan Raya (Tahura) Kapopo, Ngatabaru, Sigi, Sulawesi Tengah beberapa waktu lalu. (Foto: tahura.sultengprov.go.id)

PALU, beritapalu.NET | Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Sulawesi Tengah mulai melirik Kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) yan terletak di Desa Ngata Baru, Kecamatan Biromaru, Kabupaten Sigi.

Lirikan itu dalam bentuk perhatian untuk peningatan pengelolaan dan pemanfatannya sebagai kawasan ekowisata.

“Iya, tahun ini pemerintah Sulawesi Tengah akan memulai pengelolaan ekowisata pada kawasan Tahura, yang dimulai dari lokasi bukit penghijauan yang digalakkan oleh mantan Presiden RI ke dua, Soeharto, di Desa Ngatabaru Kabupaten Sigi,” ungkap Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kretif Sulteng Norma Mardjanu seperti dilansir antaranews.com.

Menurutnya, bukit penghijauan di Desa Ngatabaru menjadi salah satu sasaran pengembangan wisata berbasis ekologis, yang didukung dengan berbagai sarana yang tersedia. Apalagi lanjutnya, lokasi yang luasnya 4 hektar itu telah dilengkapi dengan berbagai sarana seperti ketersediaan air bersih, penataan taman dan pohon yang rindang oleh pemerintah melalui Dinas Kehutanan Sulteng dan UPT pengelola Tahura.

Selain itu, telah disediakan pula jaringan wifi, tempat menginap/villa, tempat parkir, outbound, gedung pertemuan, menara, tempat ibadah, camp ground, dan jalur tracking.

Bahkan menurutnya, pihaknya akan menyediakan souvenir serta melibatkan pelaku ekonomi kreatif untuk menyediakan stand di lokasi wisata tersebut, agar pengunjung dapat mengakses kebutuhannya dengan mudah di lokasi wisata itu.

“Kami akan menyediakan tempat-tempat untuk ekonomi kreatif, yang akan berdagang makanan, souvenir dan ole-ole khas Palu di lokasi wisata ini,” ujarnya.

Pelibatan pelaku usaha ekonomi kreatif menengah kebawah, akan dimulai pada tahun ini juga, seiring dimulainya promosi potensi wisata tersebut. (afd/antaranews.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here