Published On: Sat, Aug 20th, 2016

Pasca Kontak Tembak, Polres Poso Gencarkan Razia

Razia Polres Palu di salah satu titik di Jalan Trans Sulawesi Poso. (Foto: Humas Polres Poso)

Razia Polres Poso di salah satu titik di Jalan Trans Sulawesi Poso. (Foto: Humas Polres Poso)

POSO, beritapalu.NET | Pasca terjadinya kontak tembak antara Satgas Tinombala dengan sisa DPO anggota kelompok Santoso Selasa (17/8/2016) lalu, kini Polres Palu gencar melakukan razia kepada pengendara yang melintas di Jalan Trans Sulawesi.

Meskipun itu bersifat razia rutin, namun intensitasnya ditingkatkan dan pemeriksaannya dilakukan secara lebih ketat lagi. Sejumlah titik di wilayah Poso ditempatkan petugas razia. Mereka yang akan masuk dan keluar dari Poso diperiksa secara ketat.

Kendaraan baik roda empat maupun roda dua dihentikan dan diperiksa. Bukan hanya kelengapan kendaraan yang diteliti, angkutan, identitas pengemudi, barang bawaan penumpang juga diperiksa.

Humas Polres Poso menyebutkan, peningkatan dan pengetatan razia itu salahs atunya dimaksudkan untuk mempersempit ruang gerak sisa DPO yang kini masih diburu. Selain itu juga untuk mengantisipasi tindak kejahatan lainnya demi perwujudan suasana kamtibmas yang kondusif.

Sementara itu, perburuan terhadap sisa DPO kelompok mendiang Santoso masihterus dilakukan oleh aparat Satgas Tinombala. Dalam catatan Satgas, pasca tertembaknya Ibrohim Selasa (17/8/2016) lalu, hingga kini tersisa 15 orang sisa DPO lagi yang masih berada di hutan-hutan Poso.

Kapolda Sulteng, Brigjen Pol Rudy Sufahriadi mengimbau kepad sisa DPO tersebut untuk segera turun gunung, menyerahkan diri. Rudy juga sudah berjanji akan memperlakukan mereka sesuai dengan koridor hukum. (afd/*)

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>