Dinilai Arogan Tertibkan Pasar, Pedagang Kejar Petugas Satpol PP

0
182
Pedagang tersulut emosi dengan sikap Satpol PP yang melakukan penertiban pasar. Mereka mengejar para petugas Satpol PP, Kamis (11/8/2016). (Foto: bmzIMAGES/Basri Marzuki)
Pedagang tersulut emosi dengan sikap Satpol PP yang melakukan penertiban pasar. Mereka mengejar para petugas Satpol PP, Kamis (11/8/2016). (Foto: bmzIMAGES/Basri Marzuki)

PALU, beritapalu.NET | Ratusan pedagang di sekitar Pasar Inpres Manonda Palu marah. Kemarahan itu dipicu oleh sikap petugas penertiban, yakni Satpol PP yang dinilai arogan. Tanpa komando, pedagang langsung keluar dan mengejar para personel Satpol PP tersebut. Tak ingin jadi sasaran, personel itu pun lari tunggang langgang menyelamatkan diri.

Peristiwa itu terjadi pada Kamis (11/8/2016) sekitar pukul 08.47 Wita. Awalnya sekelompok personel Satpol PP melakukan penertiban di sekitar pasar, tepatnya di Jalan Cempedak. Personel Satpol PP masuk di salah satu tempat berjualan dan langsung mengaduk-aduk barang-barang yang ada.

Pedagang tersebut tidak terima karena barang yang dijualnya tidak berada di pinggir jalan, melainkan di bagian dalam. Protes itu dicueki oleh petugas, bahkan petugas tersebut semakin anarkis dengan mengangkat beberapa kotak jualan dan melemparkannya keluar sehingga rusak.

Sejumlah pedagang yang melihat aksi arogan itu ikut protes dan sesaat kemudian jumlah pedagang semakin banyak yang memprotes. Menyadari pedagang maikn banyak dan berkumpul, petugas kemudian mundur dan langsung ambil langkah seribu.

Tak ayal lagi, tanpa dikomando pedagang tersebut mengejar hingga Posko Satpol PP yang terletak di perempatan Jalan Kemiri-WR Supratman. Seluruh personel Satpol PP pun berlarian digempur batu oleh para pedagang. Ta berhasil mendapatkan personel Satpol PP, pedagang kemudian merobohkan posko tersebut.

Suasana menjadi tenang setelah sejumlah personel kepolisian dari Sektor Palu Barat tiba di tempat kejadian. Polisi mengamankan lokasi dan menghalau pedagang yang terus mencoba mengejar petugas Satpol PP.

“Bagaimana kami tidak marah. Yang ditertibkan itu dagangan yang berada di luar atau dipinggir jalan. Ini kami jualan di dalam, tapi dimasuki juga dan dirusak, yah kami tidak terima,” ujar salah seorang pedagang yang protes aksi arogan petugas tersebut.

Seorang pedagang yang sempat memasang CCTV di depan tokonya bahkan memperlihatkan rekaman bagaimana arogansi personal Satpol PP itu bertindak. “Silakan diliat sendiri rekamannya. Apa tidak arogan namanya kalau begini,” ujar pemilik toko tersebut.

Sejumlah pedagang menyebutkan, pihaknya bisa menerima penertiban itu, karena efeknya buat ketertiban dan kelancaran serta kerapian pasar. Hanya saja sebutnya, perlu dilakukan lebih manusiawi dan sesuai koridor aturan.  “Kita senang dengan penertiban ini, tapi caranya itu,” imbuh seorang pedagang lainnya.

Hingga berita ini diturunkan, sejumlah personil polisi masih berjaga-jaga di sekitar pasar. Sementara pedagang terlihat masih ada yang bergerombol di jalan-jalan namun sebagiannya melanjutkan kembali ativitas perdagangannya. (afd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here