Komnas HAM dan Satgas Tinombala Fasilitasi Penyerahan Diri Sisa DPO Anggota MIT

0
176
Satgas Operasi Tinombala melakukan pemeriksaan kendaraan yang keluar masuk Poso di desa Sedoa, Lore, Poso, Sulawesi Tengah. (Foto: bmzIMAGES/Basri Marzuki)
Ilustrasi Satgas Operasi Tinombala melakukan pemeriksaan kendaraan yang keluar masuk Poso di desa Sedoa, Lore, Poso, Sulawesi Tengah beberapa waktu lalu. (Foto: bmzIMAGES/Basri Marzuki)

PALU, beritapalu.NET | Satuan Tugas Operasi Tinombala 2016 dan Komisi Nasional Hak Azasi Manusia (Komnas HAM) RI saat ini tengah mengupayakan kerjasama untuk memfasilitasi penyerahan diri sisa kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) di Poso, Sulawesi Tengah.

Untuk diketahui, sepeninggal Santoso alias Abu Wardah, masih ada 16 anggota kelompok sipil bersenjata yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) dan diduga bersembunyi di kawasan hutan pegunungan Biru, Tamanjeka, Poso Pesisir Utara.

Kelompok tersebut disinyalir semakin lemah dan terjepit. Satu demi satu anggotanya menyerahkan diri kepada aparat.

Untuk memastikan keamanan dan penegakan hukum dalam proses penyerahan diri tersebut, Komnas HAM RI meminta dukungan Satgas Operasi Tinombala 2016.

Penanggungjawab kendali Operasi Tinombala 2016, Brigjen Pol Rudy Sufahriadi mengatakan, dirinya telah dihubungi oleh Kapolri Jenderal Tito Karnivan terkait kerjasama dengan Komnas HAM RI tersebut.

“Sesuai laporan inteljijen, kekuatan kelompok ini terus melemah. Mereka terkonsentrasi di sekitar wilayah Poso Pesisir, Kabupaten Poso. Aparat Satgas Tinombala dari Kepolisian dengan semua kesatuan dan TNI dari semua matraserta dukungan badan intelijen, saat ini terus melakukan pengejaran atas sisa-sisa kelompok santoso ini,” sebut Rudy usai pelepasan ratusan personel Brimob yang telah bertugas di Poso menuju kesatuannya masing-masing, Selasa (9/8/2016). (wan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here