BSN  Tampil di Pameran Hari Kebangkitan Teknologi Nasional 2016

Jalan santai yang digelar pada Hari Kebangkitan Teknologi Nasional ke-21 tahun 2016. (Foto:  www.bsn.go.id)
Jalan santai yang digelar pada Hari Kebangkitan Teknologi Nasional ke-21 tahun 2016. (Foto: www.bsn.go.id)

JAKARTA, beritapalu.NET | Badan Standarisasi Nasional (BSN) mengambil bagian dalam memperingati  Hari Kebangkitan Teknologi Nasional ke-21 tahun 2016 yang  jatuh pada 10 Agustus  di Surakarta, Senin (8/8/2016).

Citizen Reporter, Drs Andi Lukman  M.Si melaporkan, di antara rangkaian kegiatan yang dilakukan dalam peringatan itu antara lain jalan sehat di Surakarta yang dihadiri Menristekdikti, Prof Dr Mohammad Nasir dan Walikota Surakarta,  FX.Hadi Rudyatmo.

Selain jalan santai, panitia juga menggelar pameran kebangkitan teknologi nasional. Peserta pameran berasal dari instansi pemerinah dan swasta yang bergerak pada inovasi dan teknologi.

Stand pameran Badan Standardisasi Nasional (BSN) menampilkan edugames, permainan ular tangga “SNI”, Liputan SNI Channel dan Pameran Produkber-SNI. Maskot SNI  Si Rino ikut hadir memeriahkan edukasi SNI kepada masyarakat Surakarta, kata Deputi Bidang Informasi dan Pemasyarakatan Standardisasi, Erniningsih.

Menristekdikti Mohammad Nasir pada kunjungannya di stand BSN, menekankan agar BSN  membantu standardisasi inovasi lokal, baik yang datang dari PerguruanTinggi maupun dari dunia usaha terutama UMKM, tegas Erniningsih.

Inovasi diperlukan suatu jaminan agar hasil inovasi  aman dan bermutu, aman saat digunakan oleh masyarakat adalah yang paling penting standarisasi produk.

BSN inilah bertanggungjawab di bidang standardisasi, dengan menyusun dan menetapkan Standar Nasional Indonesia (SNI), tandasnya.

Lewat SNI, suatu inovasi akan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan inventor atau inovator sendiri, ini  disebut hilirisasi inovasi atau komersialisasi inovasi.

Pada saat inovasi akan diproduksi disitulah standar berperan agar proses produksinya efisien atau low cost dan keamanan serta kualitasnya terjamin.Dengan kata lain, standar mendorong dan menguntungkan inovasi bukan menghambat, tegas Mohammad Nasir. (andi lukman)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here