Korem 132 Tadulako Dukung FORKI Sulteng ke Piala Panglima TNI IV

0
253
Kasrem 132/Tadulako, Letkol Inf Andrian Susanto (kiri) menerima Pengda FORKI Sulawesi Tengah di ruang kerjanya, Senin (1/8/2016). (Foto: Erick)
Kasrem 132/Tadulako, Letkol Inf Andrian Susanto (kiri) menerima Pengda FORKI Sulawesi Tengah di ruang kerjanya, Senin (1/8/2016). (Foto: Erick)

PALU, beritapalu.NET | Menghadapi pelaksanaan Kejuaraan Karate Piala Panglima TNI ke-IV di Jakarta 19-21 Agustus mendatang, Korem 132/Tadulako mendukung pelaksanaan seleksi daerah 6-7 Agustus yang direncanakan dilakukan di Aula Manggala Sakti Korem.

Dukungan tersebut dinyatakan Kasrem 132/Tadulako, Letkol Inf Andrian Susanto, ketika menerima Pengda FORKI Sulawesi Tengah diruang kerjanya, Senin (1/8/2016) siang.

“Kami sangat mendukung upaya FORKI Sulteng untuk ikut dalam Piala Panglima di Jakarta. Saya akan melapor ke Danrem hasil pertemuan kita siang ini, termasuk pemakaian Aula Manggala Sakti sebagai tempat pelaksanaan selekda 6-7 Agustus. Nanti kita koordinasikan bersama termasuk pengamanan selama seleksi nanti, karena kalau pesertanta melibatkan perguruan dan kabupaten pasti akan banyak karateka yang ikut,” kata Kasrem.

Menyangkut ajakan Pengda FORKI untuk latihan bersama jika ada anggota TNI Korem 132/Tadulako pasca seleksi , Kasrem masih akan berkoordinasi terlebih dahulu.

“Bagus memang kalau setelah seleksi kita latihan bersama sebelum berangkat ke Jakarta. Tapi saya mesti koordinasi dulu apakah untuk pertandingan khusus TNI kita bawa nama sendiri atau gabung di Kodam,” ujar Kasrem.

Kejuaraan Karate Panglima TNI tahun ini mempertandingkan dua jenis pertandingan, masing-masing kejuaraan khusus internal TNI dan antar Pengda.

Untuk kejuaraan antar Pengda FORKI nomor yang dipertandingkan adalah kata dan kumite kadet, junior dan dibawah 21 tahun

Kejuaraan ini sekaligus menjadi ajang seleksi Kejuaraan AKF di Makassar.

Peluang Pengda FORKI Sulteng paling tidak terdapat pada karateka M Qasim dan Risky Ntoy yang baru saja mempersembahkan medali emas di Kejuaraan Internasional Tebing Tinggi III minggu pertama Juli lalu.

“Kedua karateka ini dari sisi usia masih sangat memenuhi syarat ikut dalam kejuaraan itu. Seleksi itu nantinta hsnya diikuti 2 karateka terbaik dari perguruan maupun Pengcab FORKI, dan ada tim pemantau dari Binpres FORKI yang akan menentukan karateka yang bisa diberangkatkan atau tidak. Kita hanya akan memberangkatkan karateka yang kita nilai bisa berbicara dalam kejuaraan itu, jadi tidak asal kirim. Harus betul-betul terukur,”jelas Sensei Abu Baedah selaku Ketua Harian Pengda FORKI Sulteng. (rick/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here