Perang Suku di Mimika, 17 Rumah Dibakar, 2 Tewas Dipanah

0
765
Korban tewas terkena panah di Mimika, Papua, Senin (25/7/2016). (Foto: istimewa)
Korban tewas terkena panah di Mimika, Papua, Senin (25/7/2016). (Foto: istimewa)

MIMIKA, beritapalu.NET | Perang antarsuku kembali terjadi Mimika, Papua, Senin (25/7/2016). Saling menyerang antara suku Dani yang ada di kampung Tunas Matoa distrik Kwamki Narama Bagian Atas dan Kwamki Narama Bagian Bawah.

Penyerangan itu adalah rangkaian dari kejadian pengrusakan dan penganiyaan yang diduga dilakukan oleh kelompok masyarakat suku Dani sehari sebelumnya yang mengakibatkan korban dari kelompok Kwamki Narama Bagian Atas.

Informasi yang berhasil dihimpun, akibat aksi saling serang tersebut sedikitnya 17 rumah dibakar, 13 orang luka-luka dan 2 orang meninggal dunia terkena panah.

Aparat dari Satuan Dalmas Polresta dan brimob Den B Mimika kewalahan menghalau perang antarsuku tersebut karena jumlahnya yang demikian banyak dan melibatkan warga yang ada di sekitar kampung tersebut dari berbagai penjuru.

Catatan yang diperoleh menyebutkan, kelompok-kelompok yang sling bermusuhan tersebut adalah Kwamki Narama Bagian atas berkonflik dengan kelompok Kwamki Narama Bagian Bawah. Kelompok masyarakat kampung Tunas Matoa (suku Dani) berkonflik dengan kelompok Kwamki Marama Bagian Atas.

Di saat yang bersamaan, kelompok dari suku Amungge berkonflik dengan masyarakat di Kampung Tunas Matoa (suku Dani). Kelompok masyarakat kampung Tunas Matoa (suku Dani) telah terbagi dua kelompok sebagian menginginkan perang dan sebagian tidak menginginkan perang.

Kelompok Kwamki Narama Bagian atas posisinya terjepit dengan kelompok Kwamki Narama Bagian Bawah dan kelompok Kampung Tunas Matoa. Kelompok masyarakat kampungĀ Tunas Matoa sementara ini sebagian besar masih mengungsi di gereja-gereja. (afd/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here