Mirip Film Laga, AS Dibekuk Setelah Kejar-Kejaran dengan Polisi

Ditemukan Satu Paket Sabu Di Bawah Setir Mobil

AS dan barang bukti yang ditemukan setelah dibekuk Satres Narkoba Polres Banggai, Sabtu (23/7/2016). (Foto: Humas Polres Banggai)

LUWUK, beritapalu.NET | Layaknya dalam film laga, seorang sopir yang mengendarai mobil Avanza saling kejar-kejaran dengan aparat Satuan Reserse Narkoba Polres Banggai karena dicurigai membawa narkoba. Namun kejar-kejaran itu akhirnya berakhir juga setelah sopir tersebut dicegat tepat di depan kantor Polres Banggai.

Kejadian itu berlangsung pada Sabtu (23/7/2016) lalu, ketika sopir berinisal AS asal Palu membawa mobil jenis Avanza berpenumpang lima orang. Polisi yang menadpat informasi tentang narkoba di kendaraan itu berusaha mencegatnya. Namun, sang sopir justeru tancap gas.

Kasat Narkoba Polres Banggai Iptu Candra SH yang berada dalam kendaraan polisi terpaksa ikut tancap gas mengejar Avanza tersebut. Setelah berputar-putar berkejaran, akhirnya AS menyerah setelah dicegat di depan Polres Banggai dan digiring masuk halaman.

Ketika ditangkap, AS sempat berkilah jika tidk membawa narkoba sebagaimana yang dituduhkan aparat. Bahkan ia berani bersumpah tidak pernah menyentuh zat adiktif tersebut.

Namun setelah kendaraannya digeledah, polisi menemukan satu paket narkoba jenis sabu-sabu yang disembunyikan di bawah setir mobilnya, termasuk satu perlengkapan alat hisapnya. Tak selesai sampai disitu, AS kemudian dites urine di Urdokes Polres Banggai dan hasilnya dinayatakan psotif menggunakan narkoba.

AS tidak kehabisan alasan. Ia justeru menuding rekan-rekannya yang ada di Palu senhaja mencelakakannya dengan menyelipkan sabu-sabu itu ke dalam mobilnya tanpa sepengetahuannya.

Kini AS ditahan di Polres Banggai untuk mepertanggungjawabkan perbuatannya. (afd/*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Senjata SS2 Santoso Yang Dibuang Jumiatun Ditemukan

Tue Jul 26 , 2016
POSO, beritapalu.NET | Senjata laras panjang jenis SS2 milik Santoso yang sempat dibawa lari oleh Jumiatun alias Umi Delima ketika Santoso meregang nyawa, akhirnya ditemukan kembali oleh Satgas Tinombala di hutan Desa Tambarana, Poso Pesisir Utara, pos, Sulawesi Tengah, Selasa (26/7/2016) seitar pukul 11.00 wita. Kabid Humas Polda Sulteng AKBP […]

Recent Post