Basri Bisa Jadi Pimpinan MIT Gantikan Santoso

Santoso (kanan) bersama Basri memegang senjata yang diadakan dari Filipina.
Santoso (kanan) bersama Basri. (foto: ist)

JAKARTA, beritapalu.NET | Pimpinan Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Santoso alias Abu Wardahtelah tewas. Walau demikian, kelompok radikal tersebut tidak serta merta mati pula. Polri bahkan mewaspadai munculnya pimpinan baru pengganti pasca tewasnya Santoso.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar mengatakan Basri adalah salah seorang anak buah Santoso yang kini belum tertangkap dan bisa jadi akan muncul dan menjadi pimpinan baru kelompok teroris MIT.

“Jadi Basri yang lari dari lembaga pemasyarakatan itu sesuatu tokoh baru di grup mereka,” ujar Boy di Mabes Polri, Kamis (21/7/2016) seperti dikutip dari republika.co.id.

Meski demikian, Boy menegaskan kembali, Polri tidak akan berhenti sampai tewasnya Santoso. Kepolisian katanya tidak akan berhenti memburu anggota kelompok MIT.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Tito Karnavian bersama Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo telah menegaskan bahwa meskipun Santoso telah tewas, namun Operasi Tinombala akan tetap dilanjutkan hingga selesai, yakni pada Agustus mendatang.

Diberiakan sebelumnya, Santoso bersama anggotanya bernama Mukhtar tewas dalam kontak senjata dengan pasukan Satgas Operasi Tinombala. Santoso bersama empat anggota lainnya disergap Tim Alfa 29 Raider Yanif 515/9/22 Kostrad di Desa Tambarana, Poso Pesisir Utara, Poso, Sulawesi Tengah, Senin (18/7/2016) lalu.

Saat disergap, Santoso bersama empat anggotanya yang dua di antaranya adalah perempuan. Saat terjadi kontak senjata, tiga anggota lainnya yang terdiri dari 1 laki-laki yang diduga adalah Basri dan dua perempuan lainnya berhasil lolos dan melarikan diri. (afd/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here