Panglima TNI: Operasi Pengejaran Anggota Santoso Tetap DiIalnjutkan

0
195
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo (kanan) bersama Kapolri Jenderal Tito Karnavian (kiri) berjalan menuju kamar jenazah untuk melihat langsung jenazah Santoso dan Mukhtar di RS Bahayangkara Palu, Rabu (20/7/2016). (Foto: bmzIMAGES/Basri Marzuki/16)
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo (kanan) bersama Kapolri Jenderal Tito Karnavian (kiri) berjalan menuju kamar jenazah untuk melihat langsung jenazah Santoso dan Mukhtar di RS Bahayangkara Palu, Rabu (20/7/2016). (Foto: bmzIMAGES/Basri Marzuki/16)

PALU, beritapalu.NET | Pasca tewasnya pimpinan kelompok Majelis Mujahidin Indonesia (MIT) Santoso dalam kontak tembak yang terjadi Senin (18/7/2016) lalu, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menegaskan operasi tetap akan terus dilanjutkan.

Operasi pengejaran itu akan difokuskan kepada 19 anggota Santoso yang kini masih berada di hutan-hutan Poso, Sulawesi Tengah. “Masih ada 19 orang lagi DPO yang belum tertangkap,” ujar Panglima TNI Gatot Nurmantyo usai melihat langsung dua jenazah di Kamar Jenazah Rumah Sakit Bhayangkara Palu, Rabu (20/7/2016) sore.

Panglima mengatakan, momentum ini harusnya di jadikan salah satu sarana untuk melanjutkan operasi  dan operasi ini justru harus semakin kuat dan tidak mengendor.

“Dengan jumlah pasukan yang ada tidak perlu ada penambahan pasukan lagi, pasukan yang ada sekarang sudah cukup,” imbuhnya.

Walu demikian, TNI menurutnya akan tetap melakukan operasi teritorial seperti yangs udah berlangsung saat ini. “Saya telah menyampaikan kepada Kapolri untuk melanjutkan operasi ini secara bersama dan terpadu,” tambahnya.

Panglima juga mengimbau kepada anggota kelompok Santoso yang masih berada di hutan-hutan untuk turun dari gunung dan kembali kepada keluarganya, tapi harus menjalani proses hukum terlebih dahulu. Itu lebih baik katanya karena dipastikan masih bisa bertemu keluarganya.

Gatot juga menegaskan, TNI dan Polri terus bekerja sama untuk melakukan pengejaran terhadap sisa sisa anggota kelompok Santoso yang belum tertangkap. “Operasi ini akan dilakukan secara gabungan dan hal ini telah disampaikan pula kepada bapak Presiden,” imbuhnya.

Mantan KSAD ini memberikan apresiasi terhadap keberhasilan operasi pengejaran gembong Majelis Mujahidin Indonesia (MIT) Santoso. “Ini adalah keberhasilan bersama, buah dari kerja sama yang baik antara TNI dan Polri,” sebut Gatot. (wan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here