Pererat Silaturahmi, Akan Digelar Kampung Baru Fair

Dirangkai dengan Acara Lebaran Mandura

Residents enjoy hundreds of fireworks were fired into the air near the yellow bridge that became an icon at the turn of the city of Palu in Palu, Central Sulawesi, Indonesia, Friday (Jan 1st, 2016) morning. Celebration of the turn of the year from 2015 to 2016 in Palu, Central Sulawesi in particular and in general take place safely and smoothly despite apparatus set them in a state of alert. Demotix/Basri Marzuki
Ilustrasi/Foto: bmzIMAGES/Basri Marzuki/2016

PALU, beritapalu.NET | Untuk mempererat tali silaturahmi antara sesama warga di kelurahan Kampung Baru, Kota Palu, Sulawesi Tengah, sejumlah warga di kelurahan itu menginisiasi sebuah ajang silaturahmi bernama Kampung Baru Fair.

Even ini akan di gelar tiga hari berturu turut mulai Selasa (12/7/2016) hingga Kamis (14/7/2016) mendatang. Kegiatan ini akan menyajikan berbagai macam aktifitas mulai dari pertunjukan seni tradisi hingga musik pop masa kini.

Ketua Panitia Pelaksana Kampung Baru Fair, Risman, S. Sos , M. AP mengatakan kegiatan ini adalah murni bertujuan untuk menjalin silaturahmi antara sesama warga di Kelurahan Kampung Baru, secara khusus dan secara umum untuk seluruh masyarakat di semua kelurahan di kota Palu.

Kegiatan kampung Baru Fair yang pertama kali ini, akan dirangkaikan dengan Lebaran Mandura yang akan di helat ke empat kalinya di Kelurahan Baru Kota Palu.

Event ini adalah salah satu upaya untuk mempromosikan jajanan khas tradisional masyarakat Kaili di Kampung Baru. Berbagai macam makanan akan di sajikan untuk para pengujung yang hadir. Diantaranya adalah kue Putu Labu, kue Putu Cangkir, kue Tetu, sayur Tumisi dan berbagai macam penganan makanan lainnya, dan yang pasti akan di sajikan pula Makanan Tradisional Mandura, yang menjadi ikon dalam kegiatan ini.

Di samping itu pula, Panitia juga akan memamerkan hasil kerajinan dari usaha kecil dan menengah karya masyarakat di kampung Baru. Baik itu kerajinan yang telah terdaftar maupun yang belum terdaftar dalam unit usaha perdagangan.

“Kegiatan ini adalah murni inisiatif dari warga di Kelurahan Kampung Baru, yang tujuannya adalah untuk menjalin silaturahmi sesama warga masyarakat. Karena, ini adalah tradisi turun temurun yang semakin memudar. Sehingga tradisi ini harus terus dipertahankan, jangan sampai luntur di kemudian hari. ” Kata Risman.

Sementara itu, Husen Haji M. Saleh mengatakan kegiatan Lebaran Mandura akan diawali di Mesjid Jami. Disana akan dilakukan buka puasa syawal bersama, dan mendengarkan Tausyiah dan berakhir dengan shalat isya bersama. Setelah itu masyarakat langsung menuju ke lokasi kegiatan Kampung Baru Fair.

“Kegiatan ini insha Allah akan di hadiri oleh Bapak Gubernur Sulawesi Tengah Longky Djanggola. Kami telah mendapat konfirmasi untuk kehadiran beliau,” ungkap Husen kepada sejumlah jurnalis Senin (11/07) malam.

Kampung Baru Fair, akan di meriahkan oleh beberapa musisi asal kampung baru yang telah sukses berkarir di Jakarta. Diantaranya Zarro, Rival “Pallo” Himran, Lamando Bersaudara, dan juga musisi Indonesia lainnya seperti Renny Djajoesman, Irang Arkad, Rama Muktio, Boim Serious, Rifi, Estui pradana, serta Yoel Vai.

Pengunjung juga akan di sajikan tarian tradisional seperti tarian Mokambu oleh sanggar seni “Souraja” dan juga tarian Tinalu. Dan juga ada permainan tradisional Pomore Nungana seperti Garata dan Tope gugu. (wan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here