Ribuan Warga Shalat Id Di Halaman Masjid Agung Darussalam Palu

0
302
Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng bersama ribuan umat muslim mengikuti shlat Idul Fitri di Halaman masjid Agung Darussalam Palu, Rabu (6/7/2016). (Foto: Humas Pemprov Sulteng/Harold)
Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng bersama ribuan umat muslim mengikuti shlat Idul Fitri di Halaman masjid Agung Darussalam Palu, Rabu (6/7/2016). (Foto: Humas Pemprov Sulteng/Harold)

PALU, beritapalu.NET | Allahu Akbar, Allahu Akbar, Alahu Akbar Walillah Ilham. Gema takbir, tahlil dan tahmid terus berkumandang mengiringi langkah ribuan kaum muslimin muslimat Kota Palu untuk menghadiri shalat Idul Fitri 1437 H di Halaman Masjid Agung Darussalam Palu, Rabu (6/7/2016).

Berbeda dengan ahun sebelumnya, tahun ini pelaksanaan shalat Id dilakukan secaa serentak dipusatkan di masjid terbesar di Palu tersebut. Tak kurang Gubernur Sulteng Drs. H. Longki Djanggola, M.Si, dan Wakil Gubernur H. Sudarto, SH, M.Hum beserta keluarga pun ikut membaur dengan umat muslim lainnya.

Bertindak sebagai imam shalat Id Drs. Abdul Aziz Tamauni, MM, qori internasional Sulawesi Tengah,  sedang khatib disampaikan Kakanwil Kementerian Agama Sulteng Drs. H. Abdullah Latopada, M.Pd.I, dengan judul khutbah “Membangun Kepedulian Sosial Umat Menuju Masyarakat yang Harmonis dan Bermartabat”.

Dalam khutbahnya, khatib menegaskan bahwa Islam sangat menganjurkan umatnya membangun kesadaran sesama anak manusia dalam mewujudkan kehidupan harmonis yang bisa dimulai dengan memperbaiki kehidupan bertetangga.

“Nabi Muhammad SAW sendiri memberi teladan tentang hubungan bertetangga antar iman,” ujarnya mencontohkan keteladanan Rasulullah. “Begitu istimewanya kedudukan para tetangga, sampai-sampai para sahabat Nabi mengkhawatirkan jangan-jangan para tetangga itu akan mendapatkan warisan dari tetangganya yang meninggal,” tambahnya.

Olehnya itu, harmoni kehidupan bertetangga harus dipupuk dan ditumbuh kembangkan dengan memadukan kearifan lokal dan universal sebagai model dalam membangun hubungan antar umat beragama yang berada pada tataran hubungan sosial kemasyarakatan tanpa memasuki wilayah akidah.

“Olehnya itu, jika setiap pemeluk agama masing-masing menjalankan agamanya dengan baik, benar, utuh, pasti akan melahirkan sikap toleran, saling menghormati hak-hak orang lain, tolong menolong dan menghargai kebebasan beragama,” jelasnya. “Inilah yang disebut oleh pakar agama dengan sebutan mewujudkan tata dunia baru agama-agama,” tandasnya.

Gubernur Sulteng berkesempatan naik ke mimbar untuk menyapaikan ucapan selamat hari raya Idul Fitri. “Atas nama keluarga dan Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, saya mengucapkan Selamat Idul Fitri, 1 Syawal 1437 Hijriah, minal aidin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin,” ujarnya.

Usai shalat Id, warga langsung menyerbu Gubernur Longki Djanggola dan Wagub Sudarto untuk berjabat salam dan berfoto welfie. Secara umum pelaksanaan shalat Id di Palu berlangsung aman dan lancar serta tertib.

Sebelumnya oleh protkol masjid disampaikan, total penerimaan zakat fitrah, infaq dan sedekah yang dihimpun panitia amil zakat Masjid Agung pada tahun ini mencapai Rp. 37.895.000 dan beras 1.148 Kg. “Zakat fitrah terhimpun dari 394 kepala keluarga dengan rincian 1.759 jiwa,” ujar panitia dalam laporannya. (afd/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here