Kristologi Jadi Topik Diskusi Subhad Penutup Ramadhan

0
192
Pakar Perbandingan Agama DR Aminun P Omolu bersama Ketua Pemuda Muhammadiyah Fery ISA Abdullah, pada kegiatan Diskusi Subhad di Masjid Alfurqan Palu, Minggu (3/7/2016). (foto: Ist)
Pakar Perbandingan Agama DR Aminun P Omolu bersama Ketua Pemuda Muhammadiyah Fery ISA Abdullah, pada kegiatan Diskusi Subhad di Masjid Alfurqan Palu, Minggu (3/7/2016). (foto: Ist)

PALU, beritapalu.NET |  Pimpinan Wilayah (PW) Pemuda Muhammadiyah Sulteng, Minggu (3/7/2016) menggelar Diskusi Subuh Ahad (Subhad) Ramadhan yang terakhir. Diskusi kali ini bertajuk Kristologi dengan menghadirkan Pakar Perbandingan Agama, DR Aminun P Omolu yang juga Wakil Ketua PW Muhammadiyah Sulteng.

Mengawali sambutannya, Ketua Pemuda Muhammadiyah Sulteng, Fery ISA Abdullah SSos MSi mengatakan bahwa, bulan ramadhan segera berakhir, Muhammadiyah telah menetapkan bahwa 1 Syawal jatuh pada hari Rabu 6 Juli 2016, sehingga Diskusi Subhad tersebut menjadi kegiatan terakhir dari seluruh rangkaian kegiatan Ramadhan Pemuda Muhammadiyah Sulteng selama sebulan ini.

Diskusi Subuh Ahad kali ini menurut Fery, sengaja mengangkat Topik Kristologi yang merupakan cabang ilmu teologi yang membicarakan tentang posisi Yesus Kristus atau Isa Al Masih Putra Maryam yang menurut pandangan Islam adalah seorang Rasul, bukan Tuhan.

Kegiatan tersebut berlangsung sekitar dua jam dan diwarnai berbagai dikusi dari para peserta. Turut hadir saat itu, Ketua PW Muhammadiyah Sulteng Drs HA Dahlan MS SH MH, Ketua PD Muhammadiyah Kota Palu Zainal Honteng, pengurus Pemuda Muhammadiyah, Angkatan Muda Muhammadyah, warga dan simpatisan Muhammadiyah serta sejumlah pihak lainnya.

Pada kesempatan itu, DR Aminun P. Omolu membahas secara tuntas tentang Kerasulan Isa Al Masih Putra Maryam, termasuk kelahiran Al Masih dari seorang ibu yang suci. Aminun yang juga Wakil Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Sulteng mengatakan, bahwa sesungguhnya Alquran tegas mengatakan bahwa Isa Al Masih Putra Maryam adalah salah seorang Rasul Allah yang diutus untuk menyampaikan ajaran Islam. Saat itu, Aminun juga mengupas beberapa ayat-ayat yang menguatkan kerasukan Isa Al Masih, baik dalam Bibel maupun dalam Alquran.

Dia mengatakan, bahwa umat Islam meyakini bahwa sebelum kerasulan Muhammad SAW sebagai penutup para Nabi, Allah SWT telah mengutus Nabi Isa As untuk menyampaikan risalah keislaman. Bahkan juga Isa Al Masih telah mengisyaratkan akan ada Nabi terakhir yang akan datang sesudah dirinya bernama Ahmad atau Muhammad SAW.

Dikatakan Aminun, bahwa kelahiran Isa Putra Maryam berbeda dengan proses kelahiran Manusia pada umumnya yang lahir karena adanya hubungan biologis. “Kelahiran Isa Putra Maryam, karena kehendak Allah SWT untuk memperlihatkan kekuasaannya, tetapi sesungguhnya Isa Al Masih bukanlah Tuhan,” tandasnya.

Wakil Ketua Pemuda Muhammadiyah Sulteng Abdurrahman Ilyas SH saat ditemui usai kegiatan, mengatakan, Diskusi Subhad menjadi kegiatan penutup dari seluruh rangkaian kegiatan Ramadan Pemuda Muhammadiyah Sulteng. Selama ramadan kata dia, Diskusi Subhad digelar selama empat kali, setiap hari Minggu sesudah Salat Subuh, yang dipusatkan di Masjid Alfurqan Palu, dengan Topik Diskusi yang berbeda-beda setiap pekannya.

Diantaranya topik yang sudah dibahas di kegiatan Subhad Ramadan tahun ini, yakni topik pertama adalah Tujuh Golongan yang Dicintai Allah, kemudian pekan kedua, topiknya korelasi Aqidah dan Akhlak, lalu topik pekan ketiga adalah Sejarah masuknya Muhammadiyah di Tanah Kaili, dan topik yang terakhir adalah Kristologi.

Selain itu, ada beberapa kegiatan lain, seperti Kajian jelang Buka Puasa dan Buka Puasa Bersama yang digelar empat kali, safari ramadan bersama PW Muhammadiyah Sulteng di Kabupaten Donggala dan Sigi, serta kajian membaca Alquran di tiga masjid berbeda di Kota Palu bersama PD Muhammadiyah Kota Palu.

Lalu ada kegiatan Gerakan Berbagi Makan (GBM) yang digelar di Panti Asuhan Aisyiyah dan Gerakan Bagi Takjil kepada pengguna jalan raya yang dipusatkan di Patung Kuda Anjungan Nusantara bersama PW Nasyiyatul Aisyiyah (NA) Sulteng. “Kita bersyukur, kita sudah berada di pengujung ramadan, dan seluruh rangkaian kegiatan ramadan Pemuda Muhammadiyah tahun ini, telah berakhir,” jelasnya.(afd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here