PALU, beritapalu.NET | Belum secara pasti akan benar-benar memindahkan home base Celebest FC keluar Palu. Namun ancangan untuk itu sedikitnya mulai merebak menyusul adanya status Manajer sekaligus pelatih Celebest FC, Rudy Eka Priymbada di akun facebook pribadinya.

“Minta pendapatnya masyarakat , Apabila tim saya tidak jadi memilih home base di sini dikarenakan ada beberapa kendala yg mengganjal dari local daerah disini, saya berfikir memilih daerah lain di Sulawesi yg mau terima kita dan maju daerahnya. Jadi rencana renovasi stadion dll akan kita akan batalkan, bagaimana menurut anda apabila rencana ini terjadi ? ‪#‎YGen daerah mana yg Siap ? No politic in football !!!” tulis Rudy dalam akun facebooknya.

Beberapa sumber menyebutkan, kendala yang dimaksud mantan asisten pelatih Timnas U-19 itu tidak terkait dengan masalah para pemainnya ataupun manajamen timnya, melainkan masalah teknis, terutama pemanfaatan stadion satu-satunya di Palu, yakni stadion Gawalise.

Pelatih sekaligus Manajer Celebest FC, Rudy Eka Priyambada. (foto: bmzIMAGES/Basri Marzuki)

Sumber itu menyebutkan, Stadion Gawalise seolah-olah hanya dapat dipakai oleh klub tertentu saja. “Inilah kemudian yang membuat manajemen Celebest FC agak serba salah, karena di satu sisi difahami bahwa stadion Gawalise itu dikelola oleh KONI dan semua klub berhak memanfaatkannya. Tapi faktanya tidak seperti itu,” jelas sumber itu.

Rudy Eka Priyambada sendiri tidak berhasil dikonfirmasi terkait statusnya tersebut. Walau demikian, beberapa facebookers sangat menyayangkan jika home base Celebest FC itu benar-benar dipindahkan.

“Sebagai warga kota palu saya sangat ingin melihat sepakbola sulawesi tengah maju dan menciptakan bibit bibit pemain yang handal seperti fery rotunsulu, dan djet donald..mereka pemain sulawesi tengah yang pernah membela timnas..untuk itu saya merasa senang dengan kehadiran celebest fc di kota palu..semoga kehadiran celebest fc dapat mengobati rindu kita semua khususnya warga kota palu terhadap sepakbola..dengan adanya celebest fc warga kota palu kini memiliki dua tim sepakbola yang bisa di banggakan yakni persipal dan celebest fc..saya berharap coach Rudy Eka Priyambada dan celebest fc yang di tanganinya tidak pindah dari kota palu..tidak ada masalah yang tidak bisa di selesaikan..GOOD JOB COACH #bravosepakbolasulawesitengah,” tulis Rolis Oi Frustasi menanggapi status Rudy Eka Priyamabda yang meraih sertifikat kepelatihan sepakbola dari Jerman dengan klasifikasi A-AFC itu.

Sebagian warga Palu juga memberi support kepada Rudy yang digadang-gadang untuk menangani Timnas U-19 kembali. “Hadapi tantangan coach..!!! klo ada yg menghalangi usaha ini… itu hny oknum… secara umum org palu pasti akan mendukung..!!! kita lihat sj nanti..!!!” tulis Fadhli Lawido dalam tanggapannya.

Tak sedikit pula maniak bola dari daerah selain kota Palu yang menyambutnya. “Pindah ke Donggala saja,” tulis facebookers lainnya. Ada pula yang meminta pindah ke Luwuk, Biromaru dan bahkan ada yang meminta pindah ke Manado Sulut dan Parepare (Sulsel).

Sementara itu sebelumnya, Rudy Eka Priyambada dalam berbagai pemberitaan yang telah dilansir di berbagai media selalu mengungkapkan keinginankuatnya untuk melakukan pengembangan sepekbola di tanah Sulawesi terutama di Palu Sulawesi Tengah.

Pekerja menata bagian tengah lapangan sepak bola di Stadion Gawalise Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (16/6/2016). (Foto: bmzIMAGES/Basri Marzuki/16)

“Kami optimis akan menampilkan permainan terbaik, sekaligus membangkitkan kembali dunia persepakbolaan di Sulaweis Tengah yang pernah jaya di level nasional lewat Persipal Palu era 1970-1980-an lalu,”sebut Rudy dilansir topskor.com belum lama ini.

Tak hanya itu, hasrat Coach Rudy untuk membangkitkan sepakbola melalui proses regenarasi juga diimplemetasikan dalam rekutmen Celebest FC. Dari 26 pemain saat ini, lebih dari tiga perempat pemain Celebest FC adalah pemain dari Palu sendiri dan semuanya berusia muda dibawah 24 tahun. Dan karena itu dijulukinya “The Y (Young) Generation”.

Kini, meski baru saja memulai debutnya usai berganti nama dari Villa2000 sebelumnya dan merektur pemain baru, namun Celebest FC yang berjuluk “Tanduk Anoa” itu makin meperlihatkan progressnya yang kian positif, terutama kemampuan dan kekompauan tim. Dari sejumlah friendly match yang dilakukan, tak sekalipun timnya kalah.

Menjelang kompetisi Indonesian Soccer Championship (ISC) 2016, Palu dimana Celebest FC bermarkas ditunjuk oleh pelaksana yakni PT Gelora Trisula Semesta (GTS) sebagai salah satu tuan rumah selain Palangkaraya. Stadion Gawalise satu-satunya tempat yang layak untuk menggelar pertandingan bersakala nasional itu. Itu pula sebabnya mengapa Stadion Gawalise kini direhabilitasi.

Sekarang, ketika Celebest FC bersama Rudy Eka Priyambada focus pada persiapan kompetisi itu, kendala teknis yang tidak dirinci itu mulai menghadang.

“Kita perlu gerakan bersama untuk mendukung kebangkitan kembali kejayaan sepakbola daerah ini,” komentar salahs eorang facebookers lagi. (afd)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *