TNI Bedah 100 Rumah di Poso, Termasuk Rumah Keluarga DPO

0
139

POSO, beritapalu.NET | Sebanyak 100 rumah warga Poso yang tak layak huni dibedah anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam operasi Teritorial yang dipusatkan di Kabupaten Poso Sulawesi Tengah, Kamis (23/6/2016).

Sejumlah anggota TNI yang sedang memperbaiki rumah warga di desa Pantangolembah Kecamatan Poso Pesisir Selatan, Kabupaten Poso Sulawesi Tengah dalam program Bedah Rumah dalam rangka Operasi Tertorial. (foto: Aldi)
Sejumlah anggota TNI yang sedang memperbaiki rumah warga di desa Pantangolembah Kecamatan Poso Pesisir Selatan, Kabupaten Poso Sulawesi Tengah dalam program Bedah Rumah dalam rangka Operasi Tertorial. (foto: Aldi)

Dari 100 rumah tersebut, diantaranya merupakan rumah keluarga DPO jaringan Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Santoso alias Abu Wardah.

Bedah rumah warga ini merupakan program Kementerian Social yang dikerjakan oleh TNI dalam operasi tersebut. 100 unit rumah yang dibedah ini tersebar di 27 desa se Kabupaten Poso.

Perwira penerangan Satgas OPerasi Teritorial 2016, Dedy Afrizal menyebutkan, dari 100 itu kebetulan  diantaranya ada rumah dari keluarga DPO.

“Jadi kebetulan dari sasaran yang ditentukan itu, ada keluarga-keluarga yang kaitannya dari keluarga dpo. Nah itu di luar kewenangannya kita tapi tidak masalah karena tujuan dari opster ini, merangkul semua masyarakat,” jelas Dedy.

Wira salah seorang pemilik rumah yang rumahnya dibedah rumahnya mengaku senang dengan bedah rumah ini. “Beginilah keadaan rumah yang pertama separuh belum dibongkar. Sudah keropos sudah mau jatuh,” keluh Wira sambil menunjukan bangunan rumah yang setengahnya sementara dibedah.

“Makanya saya rasa senang dan berterimakasih kepada pemerintah dan TNI karena sudah mau bantu merehab rumah saya”  tutup Wira.

Sebelumnya Pangdam VII Wirabuana Agus Surya Bakti membuka langsung operasi Teritorial ini pada tanggal 4 juni 2016 lalu, namun pengoperasiannya sudah berlangsung sejak tanggal 30 mei 2016 dan akan berakhir 90 hari ke depan.

Operasi teritorial ini sendiri adalah operasi yang bekerja sama dengan pemerintah daerah Poso untuk mencetak 3000 hektar sawah, termasuk pembedahan rumah yang dilakukan anggota TNI di 27 desa se kabupaten Poso. Dalam pelaksanaannya opster 2016 ini merupakan penguat dari operasi tinombala yang bertugas memburu kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Santoso alias Abu Wardah, dengan cara bersosialisasi dengan warga Poso termasuk keluarga para DPO agar tak ada yang merasa terkucilkan. (aldi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here