Operasi Teritorial, TNI Kunjungi Rumah-Rumah Ibadah

0
175

POSO, beritapalu.NET | Ditengah berlangsungnya Operasi Tinonombala 2016 untuk mengejar kelompok Santoso alias Abu Wardah, Tentara Nasional Indonesia (TNI) juga ikut melaksanakan Operasi Teritorial.

Danrem Kol (inf) Saleh Mustafa berilahturahmi dengan warga Gereja Jemaat Jalan Kudus Bethania Kecamatan Poso Pesisir Selatan, Poso Sulawesi Tengah, Minggu (19/6/2016). (Foto: Aldrim Thalara
Danrem Kol (inf) Saleh Mustafa berilahturahmi dengan warga Gereja Jemaat Jalan Kudus Bethania Kecamatan Poso Pesisir Selatan, Poso Sulawesi Tengah, Minggu (19/6/2016). (Foto: Aldrim Thalara

Rangkaian dari operasi territorial itu, Danrem 132 Tadulako bersama beberapa anggota TNI lainnya berkunjung ke salah satu gereja di Desa Betania Kecamatan Poso Pesisir Selatan, Kabupaten Poso Sulawesi Tengah, Minggu (19/6/2016). Warga gereja yang menerima pun menyambut baik dengan kedatangan rombongan TNI itu.

Di dalam gedung gereja, TNI dan warga melaksanakan diskusi tentang permasalahan sekitar. Ada yang bertanya soal perkembangan Operasi Teritorial dan juga Operasi Tinombala yang meliabtkan lebih dari 3.000 pasukan itu.

“Salah satu yang kami lakukan ini adalah gerakan deradikalisasi. Artinya mereka tetap waspada dengan melakukan hard power atau dengan kekuatan persenjataan, tetapi mereka juga melakukan dengan soft power atau pendekatan secara humanis,” jelas Saleh saat menjawab pertanyaan salah seorang warga.

“Nah ini masih diberi ruang waktu dari Presiden sampai 2 bulan ke depan. Salah satu hasil yang kemarin, ternyata, dengan soft power ini, ada yang sudah mulai turun. Jadi tertangkapnya itu bukan karena terjadi kontak tembak tapi dia masuk kampung, orang kampung lapor dan kita tangkap baik-baik,” ungkap Saleh Mustafa lagi.

Operasi Tinombala memang dikhususkan untuk mengejar kelompok teroris yang saat ini masih  bergerilya di derah pegunungan. Sedangkan Operasi Teritorial selain ditargetkan untuk mencetak 3000 hektar sawah, operasi ini juga difungsikan untuk mempercepat pembangunan di daerah Poso yang bekerja sama langsung dengan pemerintah daerah.

“Ini adalah silahturhim keagaamaan, jadi selain di gereja kami juga telah melakukan hal seperti ini dengan sudara-saudara kita yang islam dengan buka puasa bersama kemarin di Kalora. Kami berharap silahturami ini dapat memperkuat kondisi Poso ini yang sudah aman dapat kita optimalkan menjadi lebih baik lagi,” imbuh saleh.

Nelly, perwakilan Bimas Kristen yang hadir dalam pertemuan itu dan mewakili warga gereja menyambut baik operasi yang dilakukan pihak TNI Polri dalam menjaga keamanan di Poso.

“Kami berharap agar  operasi ini tetap dlaksanakan sehingga kami dapat percaya diri dalam membina silahturahmi dengan saudara-saudara kami,” harap Nelly pada TNI Polri yang bertugas.

Sebelumnya, Operasi Teritorial ini dibuka langsung oleh Pangdam VII Wirabuana Agus Surya Bakti pada 4 juni 2016 lalu. Operasi ini sendiri dikhususkan untuk mempercepat pembangunan daerah dengan mencetak 3000 hektar sawah dalam kurun waktu 90 hari. Dalam pelaksanaannya, operasi ini melibatkan langsung masyarakat temasuk anggota keluarga dari DPO anggota teroris pimpinan Santoso.  (aldi/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here