Tanamkan Cinta Lingkungan, Wahana Visi Indonesia Roadshow ke SD

0
185

SIGI – Wahana Visi Indonesia (WVI), salah satu organisasi nirlaba yang concern terhadap isu lingkungan melakukan roadshow bertema “Selamatkan Bumi Untuk Masa Depan Kita”. Roadshow itu digelar mulai Senin (30/5/2016) hingga Selasa (7/6/2016) mendatang dengan sasaran sekolah-sekolah dasar di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.

Memulai roadshow itu, SDN Padende di Kecamatan Marawola yang disinggahi. Di sekolah itu, relawan yang berjumlah sekitar 20 orang masuk ke tiap kelas untuk memberi pemahaman kepada para murid tentang pentingnya menjaga lingkungan. Aneka alat peraga ditunjukkan sembari memberi penjelasan. Tak hanya itu, berbagai simulasi juga dimainkan untuk menambah pemahaman murid terhadap upaya-upaya untuk menyelamatkan bumi.

Grace Olviana Masa, salah seorang relawan mengaku sebelum diterjunkan ke roadshow itu, dirinya bersama relawan lainnya dibekali pengetahuan yang memadai oleh WVI. Di depan kelas, mereka menyampaikan semua aspek tentang lingkungan, mulai dari cara menjaga lingkungan hingga bagaimana lingkungan sekitar bisa mempengaruhi lapisan ozon di atmosfir yang mengancam kelestarian kehidupan di bumi.

“Tujuan utamanya adalah menjelaskan dan menanamkan cinta lingkungan dan bumi sejak dari anak-anak,” sebut Grace.

Menurutnya, jika sejak dari anak-anak mereka sudah mencintai lingkungan dan alam sekitarnya, maka setelah tumbuh menjadi pemuda dan dewasa mereka akan menjadi orang-orang yang memiliki kepedulian tinggi terhadap hutan dan lingkungannya.

Kepala SD Negeri Padende, Asni Parewa menyambut positif inisiatif yang dilakukan oleh WVI itu. Menurutnya, cukup banyak ajakan tentang bagaimana menjaga lingkungan, namun WVI benar-benar terjun langsung ke masyarakat terutama kepada murid-murid untuk menanamkan kecintaan terhadap lingkungan tersebut.

Selain mendapat ilmu, para siswa juga menerima berbagai perlengkapan sekolah seperti alat tulis buku, tas sekolah, celengan dan gelang yang bertuliskan “Sigi Hijau” sejalan dengan program Pemerintah Kabupaten Sigi.

Sementara itu, manager program WVI Kabupaten Sigi, Sabtarina Dwi Pebriyanti mengatakan, WVI sudah melaksanakan programnya di wilayah itu sejak 2009 dan dan memulai pelayanan di enam desa di tiga kecamatan. “Kecamatan Marawola ada Desa Padende dan Sibedi dan merupakan desa binaan WVI,” ungkap Sabtarina.

Berikutnya lanjutnya di Kecamatan Desa Doda dan Desa Balane serta Marawola Barat yakni Desa Dombu dan akan bertambah lagi Desa Wayu.

Terkait dengan kegiatan roadshow di sejumlah sekolah di Kabupaten Sigi, Sabtarina mengatakan kegiatan itu merupakan salah satu bentuk kepedulian WVI terhadap perubahan iklim yang banyak merugikan masyarakat seperti adanya bencana alam banjir,longsor dan kebakaran hutan.

Program yang telah dilakukan selama ini dan ke depan antara lain berfokus kepada kegiatan-kegiatan pemberdayaan ekonomi masyarakat dan juga kesejahteraan anak.

“Kami mendorong ekonomi masyarakat desa bisa tumbuh dan meningkat dengan menggali semua potensi-potensi yang ada di desa dan juga pada masyarakat,” kata dia.

Begitu pula halnya meningkatkan kesejahteraan anak. Anak-anak yang tidak sekolah kami rangkul dalam suatu wadah yaitu kelompok belajar anak (KBA) tersebar di sejumlah desa dampingan di kecamatan Marawola, Marawola Barat dan Kinovaro.

Untuk pemberdayaan masyarakat, WVI memberikan pelatihan dan keterampilan mengembangkan usaha kecil menengah (UKM) dan juga mendaur limbah atau sampah menjadi suatu produk yang akan memberikan nilai tambah dalam keuangan keluarga.

Di Desa Sibedi bahkan sudah dibuat celengan dari limbah kertas, tripleks, paralon dan berbagai hasil kerajinan tangan lainnya yang bernilai ekonomis dan cukup diminati di pasaran lokal. (afd/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here