Home Indeks Lubang Eks Tambang Dongi-Dongi Segera Ditutup

Lubang Eks Tambang Dongi-Dongi Segera Ditutup

PALU – Lubang eks tambang illegal Dongi-Dongi yang saat in masih menganga akan segera ditutup. Demikian antara lain hasil keputusan rapat Tim Penanganan pasca penertiban tambang yang diketuai Wakil Gubernur Sutleng di Ruang Polibi Kantor Gubernur Sulteng, Selasa (24/5/2016).

Ada empat Kelompok Kerja (Pokja) yang dibentuk pascapenertiban itu, yakni Pokja Pembersihan dan Pemulihan Lokasi, Rehabilitasi dan Pengayaan Lokasi, Pemberdayaan, dan Justitia. Seluruh program kerja Pokja itu dibahas dalam rapat tersebut.

Pokja Pembersihan dan Pemulihan Lokasi yang koordiantornya di tangan Dinas Bina Marga Sulteng mengatakan, kondisi lingkungan dalam areal pertambangan ilegal berbukit-bukit dan belum memiliki akses jalan terutama untuk dilewati ekscavator. Sehingga harus dibuatkan jalan agar lubang-lubang eks tambang tersebut dapat segera ditutup.

Sedikitnya dua ekscavator dikerahkan untuk penutupan lubang-lubang tersebut dan dibutuhkan paling tidak 56 hari kerja untuk bisa menuntaskannya mengingatnya jumlah lubang yang demikian banyak.

Pokja Rehabilitasi dan Pengayaan Lokasi yang tanggugjawabnya di tangan Dinas Kehutanan Sulteng menyebutkan penataan kembali lokasi tersebut akan dilakukan setelah lubang eks tambang ditutup. Pokja ini akan melakukan reboisasi lahan terbuka seluas 13 Ha dan pengayaan lahan seluas 3 Ha dan direncanakan akan ditanam pohon Palapi, Cempaka, Kemiri, Eboni dan Nantu.

Pokja Pemberdayaan menjadi tanggungjawab Pemkab Poso dan akan melakukan penyuluhan peraturan UU tentang Migas, sosialisasi bela negara, sosialisasi kepada ibu-ibu dan perempuan melalui pendekatan PKK, pemberdayaan masyarakat dengan kearifan lokal.

Sedangkan Pokja Justisia yang dikomandoi oleh Polda Sulteng akan melakukan reklamasi PAM Fisik yang melibatkan Polri, TNI, Satpol PP dan TNLL dan melakukan penyidikan dengan menggaet unsure Kejaksaan.

Tim yang dipimpin Wagub Sulteng juga merencanakan akan bertemu dengan kementerian pada 27 Mei mendatang untuk penyelesaian masalah pasca penertiban tambang ilegal termasuk sharing anggarannya. (afd/*)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Exit mobile version