Ditemukan Mayat OTK di Pantangolemba, Diduga Anggota Santoso

0
195

POSO – Sesosok mayat yang tidak dikenali ditemukan oleh warga di Desa Patangolemba, Poso Pesisir Selatan, Poso, Sulawesi Tengah, Selasa (24/5/2016) sekitar pukul 13.10 Wita.

Kuat dugaan, mayat terebut adalah salah seorang anggota Santoso yang tewas saat terjadi kontak senjata pada saat evakuasi dua anggota Santoso lainnya yang sudah tewas.

Informasi yang berhasil dihimpun, mayat tersebut ditemukan warga saat berada dikebunnya memetik buah kakao. Saat memetik itulah, warga tersebut mencium bau busuk. Ia pun mencari sumber bau tersebut.

Warga yang tidak disebutkan identitasnya itu kaget setelah melihat sesosok mayat yang tertimbun tanah tidak jauh dari pinggir kebunnya yang berawa. Mayat itu hanya terlihat kaki kirinya, sementara bagian tubuhnya yang lain tertimbun.

Tidak mengambil risiko, warga tersebut kemudian melaporkannya kepada salah seorang aparat yang kebetulan juga memiliki kebun di sekitar itu. Tanpa banyak pikir lagi, aparat terebut langsung menghubungi Pos Sekat Satgas Operasi Tinombala yang berada di wilayah Perkebunan Kelapa Dalam. Tak lama berselang, beberapa personil Sekat gabungan TNI/Polri tiba di TKP dan dilaporkan ke Pos Kotis.

Sekitar pukul 15.30 Wita, tim evakuasi dan tim Inafis tiba dan langsung melakukan olah TKP dan jenazah diberangkatkan ke Rumah Sakit Bhayangkara di Palu untuk identifikasi mayat tersebut.

Diduga, mayat tersebut adalah salah seorang anggota Santoso yang tewas saat terjadi kontak senjata pada saat dua mayat anggota Santoso lainnya dievakuasi pada 18 Mei 2016 lalu. Apalagi kata sumber tersebut, terdapat bekas luka tembak di perut dan di selangkangan mayat tersebut.

Seperti diketahui, pada saat dilakukan evakuasi kedua mayat anggota Santoso yang memakan waktu sampai 3 hari, sempat terjadi kontak senjata ketika tim evakuasi menuruni bukit. Saat kontak itulah, mayat yang belum diketahui identitasnya itu terkena tembakan aparat. (wan/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here