AJI Palu Minta Danrem 132 Tadulako Tegakkan Proses Hukum

0
239

PALU – Aliansi Jurnalis Indpenden (AJI) Palu meminta Komandan Korem 123 Tadulako menegakkan proses hukum terhadap anggotanya yang bertugas di Kodim 1308 Luwuk Banggai terkait pemukulan yang dilakukan kepada wartawan Luwuk Post di Luwuk Banggai.

Permintaan itu disampaikan Ketua AJI Palu, Muhammd Iqbal saat menemui Komandan Korem 132 Tadulako di Makorem, Senin (16/5/2016). Kedatangan Ketua AJI Palu beserta sejumlah pengurus itu diterima oleh Danrem 132 Tadulako Kolonel Infanteri M Saleh Mustafa.

Menurut Iqbal, kasus tersebut tidak bisa diselesaikan sebatas sanksi administratif. Pemukulan terhadap  wartawan Luwuk Post, Asnawi Zikri (26 tahun) di  Resto and Coffee Jie, yang menyebabkan korban menderita luka pada bagian kepala harus diusut diproses secara hukum.

“Bagi AJI, kasus kekerasan yang dialami jurnalis Luwuk Post (JPNN) menandakan bahwa wartawan yang melaksanakan tugas tugas jurnalistiknya masih rentan terhadap kriminalisasi,” sebut Iqbal.

Kepada Danrem, Iqbal mengingatkan agar narasumber yang merasa terganggu dengan sebuah karya jurnalistik tidak menggunakan penyelesaian dengan cara kekerasan. Ada beberapa mekanisme yang harus ditempuh, misalnya, hak koreksi atau hak jawab.

Merespons keberatan AJI Palu itu, Danrem Saleh Mustafa mendukung sikap AJI Palu untuk mendorong penyelesaian kasus ini secara hukum walaupun proses mediasi bisa saja dilakukan.

Menurut Danrem seandainya AJI Palu berinisiatif untuk melaporkan kasus ini ke Subdenpom, ia pun tidak mempermasalahkannya. Danrem bahkan meminta wartawan maupun anggota AJI untuk mengakses seluas-luasnya proses persidangan jika kasus ini sampai ke peradilan.

Menanggapi respons Danrem tersebut, Iqbal mengaku memberikan apresiasi terhadap sikap Danrem tersebut. Tapi AJI akan tetap melakukan pemantauan sejauhmana komitmen penegakan hukum terhadap prajurit TNI dalam kasus ini bisa dilaksanakan.

Sementar itu, dari Luwuk dilaporkan, petinggi TNI setempat (Dandim) telah melakukan pertemuan dengan jajaran Redaksi Luwuk Pos serta wartawan di daerah itu. Dandim menyampaikan permohonan maaf atas peristiwa tersebut. Para pelaku pemukulan baik sipil maupun TNI akan diproses sesuai hukum.

Berikut Poin Tuntutan AJI Palu

  1. Meminta Danrem 132 Tadulako melakukan proses hukum Terhadap Kopda Salim
  2. Menolak impunitas terhadap prajurit yang melakukan tindakan kekerasan
  3. Pelaku kekerasan dari pihak sipil yang terlibat harus diproses hukum
  4. Meminta proses hukum dilakukan secara transparan
  5. Pihak pihak yang merasa dirugikan dengan pemberitaan menempuh penyelesaian sesuai UU Pers dan tidak melakukan tindakan kekerasan.

(afd)

Berita Terkait:

Tidak Terima Ayahnya Dikorankan, Oknum TNI Pukul Wartawan di Luwuk
AJI Palu Kecam Aparat Keamanan Aniaya Jurnalis di Luwuk
Kontras Sulawesi Minta Oknum TNI Pukul Wartawan Diproses di Peradilan Koneksitas

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here