Dua OTK yang Ditembak Mati adalah Anggota Kelompok Santoso

POSO – Kapolda Sulteng Brigjen Pol Rudy Sufahriasi memastikan bahwa dua orang tak dikenal (OTK) yang tewas dtempak mati Satgas Operasi Tinombala di Desa Pantangolemba, Poso Pesisir Selatan, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah adalah anggota kelompok Santoso.

Kepastian itu disampaikan Kapolda Sulteng yang juga penanggungjawab Operasi Tinombala 2016 saat menggelar konferensi pers di Mapolda Poso, Senin (16/5/2016).

Ia mengungkapkan, kedua orang tersebut yang juga masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) itu adalah masing-msaing Firman alias Aco alias Ikrima asal Malino Poso dan Yazid alias Taufik asal Jawa.

Pada saat selesai kontak senjata dan kedua orang anggota Santoso itu ditemukan tewas, sejumlah barang bukti didapatkan, yakni 4 buah tas berisi logistik bahan makanan, 1 buah GPS, 1 buah handphone dan 5 bom lontong.

Dikemukakan, keduanya tewas tertembak oleh Satgas Tinombala saat keduanya bergerak bersama rekan-rekan lainnya yang berjumlah sekitar 5-6 orang. “Sisanya melarikan diri masuk ke hutan,” imbuh Kapolda Rudy.

Hingga saat ini sambung Kapolda lagi, Satgas Tinombala yang terdiri dari TNI dan Polri sudah dikerahkan untuk melakukan pengejaran terhadap mereka yang melarikan diri.

Sementara jenazah kedua DPO itu masih diupayakan untuk dievakuasi. Evakuasi sebutnya tidak bisa dilakukan secepatnya karena terkendala oleh beratnya medan dan cuaca. Dijadwalkan, evakuasi akan dilanjutkan pada Selasa (17/5/2016).

Seperti diberitakan sebelumnya, dua orang tak dikenal (OTK) ditembak mati oleh Satgas Operasi Tinombala di wilayah Desa Patangolemba, Poso Pesisir Selatan, Poso, Sulawesi Tengah, Minggu(15/5/2016) sekitar pukul 14.20 Wita.

Informasi yang berhasil dihimpun, penambakan itu dilakukan oleh Satgas yang tergabung dalam Tim Nanggala 14 Ambon Pimpinan Kapten Mar Adi Santoso.

Kronologisnya, sekitar pukul 14.20 Wita saat tim Naggala 14 Ambon sedang melakukan patroli di wilayah itu, terlihat beberapa orang tak dikenal dari arah Selatan sedang menuruni sebuah perbukitan menuju arah sungai Saatu.

Saat OTK itu berada dalam jarak tembak, satgas kemudian membuka tembakan dan dibalas oleh OTK tersebut.

Setelah sekitar pukul 15.43 Wita, tidak ada lagi suara tembakan karena kemolpok OTK itu terpecah dan melarikan diri ke arah Barat dan Selatan. Satgas kemudian melakukan pengamanan dan pembersihan sasaran. (wan/*)

Berita terkait:

Satgas Tinombala Tembak Mati Dua OTK di Poso

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here