Hakim Teriak dan Palu Diketok Keras, Terdakwa Langsung Pingsan

0
238

MANADO – Magdalena Stefi Bernadus, terdakwa dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Airmadidi, Sulawesi Utara terpaksa dilarikan ke rumah sakit setelah pingsan karena teriakan hakim sembari mengetok palu dengan keras pula, Senin (2/5/2016).

Kuasa hukum terdakwa Magdalena Stefi Bernadus, Alfian Ratu mengatakan, kliennya pingsan gara-gara sikap sang hakim. Magdalena shock lantaran kaget mendengar teriakan hakim Erents Ulean di ruang sidang sambil mengetuk palu dengan keras.

“Klien saya terkejut saat ketua majelis hakim mengetuk palu sidang terlalu keras dalam sidang dengan agenda pembacaan dakwaan,” tutur Alfian Rattu seperti dilansir Manado Post, Rabu (4/5/2016).

Emosi hakim Erents di Pengadilan Negeri (PN) Airmadidi tiba-tiba meledak-ledak saat memimpin sidang  tersebut. Ia membentak dan mengusir wartawan saat meliput sidang yang dipimpinnya. Lantaran suara keras sang hakim, terdakwa Magdalena Stefi Bernadus langsung pingsan dan dilarikan ke RS Hermana Lembean.

Mengetahui insiden itu, Ketua PN Airmadidi Agus Tjahjo Mahendra, langsung memohon maaf kepada media.

“Mewakili institusi saya minta maaf. Saya akan mengoreksi masalah ini termasuk memberikan sanksi jika ditemukan unsur pelanggaran etik. Dia menduga, mungkin saat pimpin sidang kondisi hakim dalam kondisi tidak fit,” bebernya.

Wakil Ketua PN Airmadidi Erents Ulean menepis tudingan, dirinya mengusir wartawan saat meliput dan tidak mengamuk saat sidang.

“Keliru kalau bilang saya mengusir wartawan. Saya bilang kalau meliput tolong minta izin. Jujur saja, mungkin hal ini ditanggapi lain. Saya juga orang kehumasan, tidak mungkinlah dengan teman-teman pers, saya tahu tugas mereka. Dan itu kekhilafan saya karena tidak fit saat memimpin sidang,” katanya. (afd/jpnn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here