Pemuda Muhammadiyah Sulteng Serukan Pemecatan Ruhut Sitompul

0
175

PALU – Partai Demokrat yang selama ini mengedepankan kesantunan dalam berpolitik dinilai telah ternoda dengan sikap dan ulah salah satu anggotanya, Ruhut Sitompul yang juga Anggota Komisi III DPR-RI.

Ruhut menyebut HAM (Hak Azasi Manusia) dengan sebutan Hak Azasi Monyet dalam perkara kasus Siyono. Sikap Ruhut Sitompul ini, perlu disikapi secara bijak oleh Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono hingga jajaran Partai Demokrat di tingkat bawah di seluruh Indonesia, dengan langkah mencabut keanggotaan atau memecat kader yang telah menodai partai.

Penegasan itu disampaikan Ketua Pemuda Muhammadiyah Sulawesi Tengah, Fery ISA Abdullah, S.Sos M.Si kepada media ini, Rabu (27/4/2016).

Menurutnya, Partai Demokrat sebaiknya mencabut keanggotaan Ruhut Sitompul dari partai berlambang Mercy tersebut. Diapun meminta agar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat se Sulteng menyuarakan pemecatan kader-kader yang merusak citra partai seperti Ruhut Sitompul, agar Partai Demokrat benar-benar menjadi partai yang berwibawa dan bersih dari orang-orang yang telah menghina kemanusiaan.

“Ruhut dengan terang berkata tanpa etika dan menghina kemanusiaan yang bertentangan dengan semangat fatsun politik santun dan beretika, yang selama ini ditunjukan oleh pak SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) dan Partai Demokrat,” jelasnya.

Pemuda Muhammadiyah Sulawesi Tengah terang Fery, sangat mendukung dan mendorong Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah di Jakarta yang melaporkan Ruhut Sitompul ke Majelis Kehormatan Dewan (MKD) DPR-RI, agar prilaku tuna etika itu tidak menular kepada para wakil rakyat yang terhormat lainnya.

Seharusnya terang Dosen Universitas Muhammadiyah Palu ini, sebagai wakil rakyat, Ruhut Sitompul mampu menjaga lidahnya dan mengedepankan etika dan kesantunan dalam berbicara. “Harus ada sanksi dari MKD bagi mereka yang mengabaikan etika dan menghina Kemanusiaan,” tandasnya.(afd/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here