Agen Perjalanan Semakin Ditinggalkan, Beralih ke Internet Seluler dan Media Sosial

0
115

LONDON – BuzzCity, jaringan periklanan seluler global, merilis laporan kuartal terbaru mereka mengenai tren perjalanan konsumen. Kajian global terhadap pengguna seluler mengungkapkan, konsumen lebih suka menggunakan media sosial internet untuk mengumpulkan informasi tujuan wisata dan penawaran, daripada melalui agen perjalanan.

Kekuatan media sosial dan internet seluler tampak jelas, sebanyak 45 persen responden mencari informasi perjalanan secara daring. Sebegitu maraknya penggunaan internet seluler hingga hampir satu di antara empat (22 persen) konsumen tidak lagi memakai jasa agen perjalanan sama sekali untuk mengumpulkan informasi liburan.

Mereka justru mengandalkan rekomendasi dari laman-laman ulasan dan penawaran khusus yang terdapat pada berbagai situs perjalanan dan resor. Penelitian juga mengungkap, 23 persen responden mendapat informasi perjalanan dari teman, keluarga dan media sosial.

Salah satu pendiri dan CEO BuzzCity Dr. KF Lai mengatakan, maraknya internet seluler membuat konsumen bisa memesan tiket liburan mereka sendiri, membandingkan harga atau membawa informasi ini ke agen perjalanan.

“Industri pariwisata merupakan salah satu sektor yang paling awal mengadopsi teknologi internet dan hal ini telah mengubah segalanya. Evolusi ini terkait erat dengan perubahan teknologi dan dampaknya terhadap kebiasaan konsumen. Hal yang menarik tentang riset kami, meskipun akses informasi melalui internet sangat mudah, sebanyak 78 persen pengguna internet seluler tetap mengandalkan agen perjalanan dalam berbagai cara,” terang Dr Lai.

Laporan terbaru BuzzCity mensurvei 5.800 pengguna internet seluler di 17 negara, dengan kurun waktu pengumpulan data antara 15 Maret dan 3 April 2016. (PR Newswire)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here