Satgas Operasi Tinombala Perkuat Pasukan di Poso Pesisir Selatan

0
214

POSO – Satuan tugas (Satgas) Operasi Tinombala 2016 terpantau melakukan penebalan pasukan di wilayah Poso Pesisir Selatan pasca penangkapan 2 DPO anggota kelompok Santoso pada Jumat 15 April 2016 lalu.

Pasukan Brimob yang sebelumnya ditempatkan untuk perburuan kelompok Santoso di Lore telah digeser ke wilayah itu. Pergerakan keluar masuk ke wilayah itu juga dijaga ketat oleh personel gabungan TNI/Polri.

Sedikitnya 20 personel Brimob tiba di desa Taunca Kecamatan Poso Pesisir Selatan, Kabupaten Poso,  Sulawesi Tengah pada Selasa (19/4/2016) pagi. Pergeseran pasukan itu menempuh perjalanan selama 7 jam dari posisi sebelumnya di desa Bada Kecamatan Lore Selatan, atau hampir 200 km dari lokasi baru mereka.

Tiba dengan truk polisi yang sudah dalam kondisi berlumpur, pasukan Brimob ini kemudian diturunkan di salah satu tempat di desa itu yang akan menjadi base mereka dalam beberapa waktu ke depan. Satu persatu perbekalan yang dibawa diturunkan.

Pengerahan pasukan Brimob ini akan bergabung dengan kuatan TNI/Polri yang telah ada di wilayah itu sebelumnya guna mendukung upaya perburuan kelompok Santoso. Sejumlah lokasi di wilayah Poso Pesisir Selatan itu mulai ditambah kekuatannya pasca penangkapan 2 DPO teroris yaitu Ibad alias amru (21) dan Fakih (18).

Sebelumnya, Sabtu (16/4/2016), Kabid Humas Polda Sulteng AKBP Hari Suprapto menyebutkan, pasca penangkapan kedua DPO teroris itu pihaknya tetap mewaspadai kemungkinan masih adanya bagian dari kelompok Santoso yang kini diduga mengalami perpecahan itu masuk ke pemukiman masyarakat.

Selain penambahan pasukan, di wilayah tersebut personel gabungan TNI/Polri juga melakukan razia terhadap kendaraan roda dua dan roda empat yang keluar masuk di wilayah desa Pantango Lemba, Taunca dan Padalembara.

“Kita tetap waspadai, jadi setiap informasi kita olah dengan baik tentu saja masih ada kemungkinan kemungkinan mereka juga akan ada yang mencoba meloloskan diri. Otomatis, sudah menjadi SOP dengan adanya penangkapan ini akan ada peningkatan kegiatan razia disekitar lokasi operasi kemudian peningkatan fungsi lain baik patroli dan intelijen,” imbuh Hari Suprapto. (bay)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here