Sanofi Pasteur Perkenalkan Vaksin Demam Berdarah

0
177

SINGAPURA – Hari ini, Sanofi dan unit bisnis global vaksin miliknya Sanofi Pasteur, mengumumkan bahwa Strategic Advisory Group of Experts on Immunization (SAGE) telah menerbitkan rekomendasi kepada WHO tentang penggunaan vaksin demam berdarah Dengvaxia®.

SAGE menyarankan agar negara-negara dengan tingkat penularan demam berdarah yang tinggi dapat mempertimbangkan pengenalan vaksin demam berdarah sebagai bagian dari strategi pencegahan penyakit yang terintegrasi termasuk pengendalian vektor untuk menurunkan beban penyakit demam berdarah mereka.

Pengenalan imunisasi demam berdarah yang sukses yang dilakukan bersamaan dengan upaya-upaya pencegahan lainnya semestinya bisa membantu negara-negara endemis untuk mencapai sasaran WHO untuk mengurangi angka morbiditas sebesar 25% dan angka kematian sebesar 50% pada tahun 2020.

“Kami menyambut baik rekomendasi ini untuk Dengvaxia® dari SAGE, dewan penasihat dari WHO, untuk vaksin dan imunisasi.” kata Elias Zerhouni, MD, Presiden Global R&D, Sanofi. “Dengvaxia® telah mendapatkan pengesahan di empat negara, temasuk Meksiko dan Brasil, yang memiliki badan pengawas yang telah diakui oleh WHO.

Lebih lanjut, rekomendasi SAGE WHO ini telah mengesahkan dan menguatkan nilai ilmiah dan nilai medis dari Dengvaxia® dan mengirimkan pesan yang jelas kepada negara-negara endemis tentang manfaat kesehatan publik yang kuat yang diperoleh dengan memperkenalkan vaksin demam berdarah dalam upaya-upaya pengelolaan penyakit yang terintegrasi untuk memberantas demam berdarah.”

Pengaruh antisipasi vaksin Dengvaxia® terhadap penyakit demam berdarah diperkirakan mulai dari kemampuan vaksin yang telah terbukti untuk mencegah 8 dari 10 kasus rawat inap akibat demam berdarah dan mencapai 93% kasus demam berdarah yang parah –termasuk demam berdarah hemoragik—dalam studi dengan peserta yang berusia 9 tahun atau lebih, seperti yang ditunjukkan selama 25 bulan dari studi keberhasilan lanjutan fase III.

Rekomendasi dari SAGE dibuat berdasarkan tinjauan teknis dari data 25 studi klinis yang diadakan di 15 negara endemis dan non-endemis yang berbeda di seluruh dunia, termasuk lebih dari 40.000 peserta studi.

Tentang Dengvaxia®

Pada bulan Maret 2016, Dengvaxia® telah mendapatkan lisensi di Meksiko, Filipina, Brasil dan El Salvador untuk pencegahan demam berdarah dari semua empat serotipe dalam individu berusia 9-45 tahun yang tinggal di area endemis. Proses peninjauan pengawasan untuk Dengvaxia® sedang berlanjut di negara-negara lainnya yang menempatkan demam berdarah sebagai prioritas kesehatan publik. Vaksinasi publik dan pribadi telah dimulai di Filipina dan diskusi sedang dilangsungkan dalam negara-negara lainnya yang telah mendapatkan pengesahan untuk diluncurkan pada tahun ini.

Vaksin Sanofi Pasteur merupakan kulminasi inovasi dan kolaborasi ilmiah selama lebih dari dua dekade, beserta 25 studi klinis di 15 negara di seluruh dunia. Lebih dari 40.000 relawan berpartisipasi dalam program pengembangan vaksin demam berdarah Sanofi Pasteur (fase I, II dan III), dengan 29.000 relawan yang menerima vaksin. Studi keberhasilan skala besar dari Dengvaxia®, termasuk tindak lanjut selama 25 bulan, telah berhasil diselesaikan pada tahun 2014.

Analisis keselamatan yang terintegrasi dan analisis keberhasilan yang terhimpun dari studi keberhasilan Fase III selama 25 bulan dan tindak lanjut jangka panjang mereka yang sedang berlangsung ini telah dipublikasikan secara online dalam The New England Journal of Medicine pada tanggal 27 Juli 2015, mendokumentasikan profil keselamatan jangka panjang dan manfaat yang konsisten dari vaksin tersebut dalam studi penduduk berusia 9-16 tahun. Dalam analisis keberhasilan yang terhimpun dalam kelompok usia ini, Dengvaxia® terbukti mengurangi demam berdarah yang disebabkan oleh semua empat serotipe dari dua-per-tiga peserta dan mencegah 8 dari 10 kasus rawat inap dan mencapai 93% dari kasus demam berdarah yang parah.

Dengvaxia® merupakan vaksin pertama di dunia yang mendapatkan lisensi untuk pencegahan demam berdarah. Vaksin ini diproduksi di sebuah tempat produksi khusus di Perancis, dengan kapasitas produksi skala penuh sebesar 100 juta dosis vaksin setiap tahunnya. (PR Newswire)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here