Revolusi Mental di Jajaran Polres Palu

PALU – Revolusi mental tidak hanya beken di kalangan birokrat tetapi juga merambah ke institusi keamanan seperti kepolisia. Bahkan di Palu, revolusi mental itu sudah memasuki tahap sosialisasi.

Seperti yang dilaksanakan di Polres Palu, Senin (28/3/2016), sedikitnya 50 orang anggota mengikuti sosialisasi yang dipandu langsung oleh Tim Trainer dari Polres Palu masing-masing Kabag Sumda Polres Palu Kompol Palulun Sesa, Kapolsek Palu Timur AKP Esriyati Ndese,S.H, Kasat Binmas Polres Palu AKP Widodo Sugiharto,S.sos,.M.H, Kanit Regident Iptu Suprojo dan Kanit Laka Lantas Ipda Kasmawati.

Sosialisasi itu dibuka langsung oleh Kapolres Palu AKB Basya Radyananda, SIK ditandai dengan penyematan pita kepada peserta.

“Revolusi mental bertujuan untuk memperbaiki kondisi dan karakter bangsa dimana dalam hal ini Polri berkomitmen dan bertekad untuk ikut bertanggung jawab dalam mengatasi berbagai permasalahan pokok bangsa. Selain itu, revolusi mental merupakan suatu langkah pre-emtif agar aspek mental setiap anggota Polri tidak mudah tergerus dan terkontaminasi dengan berbagai faktor negatif yang dapat merusak mental anggota Polri,” kata Kapolres Basya.

Sosialisasi Revolusi Mental sendiri merupakan upaya yang dilakukan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam mendukung kebijakan pemerintah Presiden Joko Widodo dimana Polri berperan sebagai penggerak revolusi mental.

Kapolres berharap, dengan sosialisasi tersebut setiap anngta Polri dapat mengimplementasikan nilai-nilai mental kepribadian sehingga terjadi perubahan yang mendasar untuk mewujudkan kepercayaan masyarakat. (afd/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here