SMA di Balaesang Tanjung Hanya Nebeng di SMP

Muh. Masykur

DONGGALA – Ironis, hingga kini warga masyarakat di Kec. Balaesang Tanjung Kab. Donggala belum memiliki sarana pendidikan berupa gedung setingkat Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA). Yang ada saat ini, aktifitas belajar setingkat SLTA sehari-harinya nebeng di gedung SLTP.

Kondisi seperti ini membuat masyarakat menjadi bertanya-tanya. Apa sebab pemerintah daerah tak kunjung sudi memprogramkan pembangunan sarana pendidikan di Kec. Balaesang Tanjung.

Hal ini terungkap dalam pertemuan reses yang dilaksanakan Muh. Masykur, anggota DPRD Prov. Sulteng di kantor Desa Malei Kec. Balaesang Tanjung, Sabtu (26/3/2016).

Kepala Desa Malei, Muchlis, mengutarakan bahwa sudah sejak lama berjuang agar supaya di daerahnya  itu juga memiliki fasilitas sarana pendidikan SLTA. Sebab, selama ini aktifitas belajar mengajar SLTA hanya menumpang di gedung SLTP Balaesang Tanjung.

Tidak heran jika sebagian besar anak-anak yang ingin melanjutkan pendidikan terpaksa orang tuanya mencarikan sekolah ke luar kampung atau lebih mimilih tidak lanjut karena keterbatasan biaya.

“Kondisi seperti inilah yang meresahkan kami semua. Anak-anak yang sekolah jauh dari orang tua sudah pasti minim pengawasan dari orang tuanya. Ya, mau bagaimana lagi kalau seperti itu kondisinya. Kami sebagai orang tua hanya bisa berharap semoga pemerintah memiliki respon cepat terkait hal tersebur”, cetus Muchlis.

Muchlis mengatakan, jika ada upaya-upaya sehingga fasilatas sarana pendidikan SLTA tersebut bisa diadakan, maka pihaknya sudah menyiapkan lahan dan bahkan sudah membentuk panitia.

“Makanya kami berharap dari DPRD baik kabupaten maupun provinsi agar mengawal apa yang sedang kami perjuangkan ini,” harapnya.

Sementara itu, Masykur berharap kepada pemerintah daerah kabupaten dan provinsi agar segera dapat merespon dan merealisasikan apa yang telah didesakkan oleh warga masyarakat Kec. Balaesang Tanjung.

Sebab katanya, tidak ada tawar menawar kalau bicara tentang pendidikan, ini amanah konstitusi. “Dalam pembukaan UUD 1945 ditegaskan; …melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan….” kutip Masykur.

Ia meminta pemerintah menyediakan sarana dan fasilitas pendidikan di semua tingkatan dan level pendidikan. Apalagi kalau hal itu terkait pendidikan wajib, seperti SLTA, tegas anggota DPRD Prov dari Dapil Sigi-Donggala ini.

“Sekali lagi kami berharap pemerintah daerah tidak membiarkan warga masyarakatnya pergi jauh-jauh mencari tempat belajar, karena sejatinya negara mesti mendekatkan sarana pendidikan di tengah-tengah warga,” tegas Masykur.

Harapan itu juga dipertegas oleh anggota DPRD Kab. Donggala, Sahlan Tandamusu yang turut bersama hadir dalam pertemuan reses anggata DPRD Prov. Sulteng. (afd/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here