Ternyata, Dua Terduga Teroris yang Tewas di Poso Itu Warga Asing

PALU – Dua terdua teroris yang tewas tertembak mati pada kontak senjata dengan aparat di Pegunungan Talabosa, Lore Utara, Kabupaten Poso pada Selasa (15/3) pagi, ternyata adalah warga negara asing (WNA).

Itu diungkapkan langsung Kapolda Sulteng, Birgjen Pol. Rudy Sufahriadi kepada wartawan di Malopda Sulteng, Rabu (16/3/2016).

Kata Kapolda, dugaan WNA seletah salah seorang tersangka berinisial Z yang ditangkap sebelumnya melihat langsung jenazah kedua korban tersebut. “Setelah dilihat, dia yakin kalau mereka adalah Nuretin alias Abdul dan Magalasi alias Farouk,” sebut Kapolda Rudy.

Kedua korban tersebut adalah warga Uighur, yaitu wilayah perbatasan di China. Mereka bergabung dengan Santoso sekitar 2012 lalu setelah mendapat ajakan dari Santoso melalui media sosial.

Walau demikian, Kapolda menegaskan masih akan melakukan identifikasi terhadap kedua jenazah tersebut yang kini beradadi kamar mayat Rumah Sakit Bhayangkara Palu sejak Selasa (15/2/2016) sore.

Dengan demikian, di kamar mayat tersebut kini terdapat tiga jenazah terduga teroris yang tewas teretembak mati. Satunya adalah Pondo alias Dodo yang tewas pada 1 Maret 2016 sebelumnya.

Selain mengungkap identitas terduga teroris tersebut, Mantan Kapolres Poso ini juga mensinyalir masih ada empat WNA lainnya yang kini masih bersama Santoso.

Kepolisian dan TNI yang tergabung dalam aparat gabungan Operasi Tinombala akan terus mengejar gerombolan terduga teroris itu. “Bantu kami agar semuanya bisa cepat teratasi,” harap Kapolda. (afd)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here