Published On: Fri, Feb 12th, 2016

Berharap Warga Palu Bisa Terima Kembali Eks Gafatar

Share This
Tags
Seorang anak eks pengikut Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) bermain di sela-sela rehabiltiasi di penampungan sementara di Asrama Haji Transit Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (12/2/2016). (Foto: beritapalu.com)

Seorang anak eks pengikut Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) bermain di sela-sela rehabiltiasi di penampungan sementara di Asrama Haji Transit Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (12/2/2016). (Foto: beritapalu.com)

PALU – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Palu, Sulawesi Tengah berharap agar masyarakat dapat menerima kembali eks pengikut Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) yang kini sudah tiba kembali di Palu setelah dipulangkan dari Kalimantan Timur.

“Selaku Ketua MUI Kota Palu, saya berharap agar masyarakat bersedia untuk menerima kembali para pengikut Gafatar yang telah menyatakan kembali ke ajarannya dan meninggalkan ajaran Gafatar yang sesat,” kata Ketua MUI Kota Palu Prof Zainal Abidin usai member ceramah pembinaan kepada eks Gafatr di etmpat penampungan sementara Asrama Haji Transit Palu, Jumat (12/2/2016).

Penerimaan kembali masyarakat itu kata Zainal menjadi penting karena eks Gafatar tersebut berada dalam keadaan physikis yang tertekan. “Inilah momentumnya jika kita ingin merangkul mereka kembali, yaitu dengan menerima kembali mereka, bahkan membantunya,” sebut Zainal yang juga Rektor IAIN Palu ini.

Tak hanya mengimbau masyarakat untuk menerima kembali eks Gafatar itu, Zainal juga menyerukan kepada baik peemrintah kota maupun pamerintah kabupatan yang kebetulan ada warganya terkait dengan Gafatar itu, agar menyokong dalam hal sosial.

“Kebanyakan mereka pergi ke Kalimantan dan tidak meninggalkan apa-apa di kampong halamannya. Nah sekarang mereka pulang dan tidak memiliki apa-apa lagi. Pemerintah harus memfasilitasi mereka, terutama dalam aspek ekonomi atau lapangan kerja. Terserah bentuknya seperti apa, tapi yang pasti mereka harus dibantu,” ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, sedikitnya 182 orang eks pengikut Gafatar telah dipulangkan kembali dari Kalimantan. Mereka tiba di Palu dalam tiga gelombang penerbangan pada Kamis (11/2/2016).

Sebelum mereka benar-benar pulang ke kampong halamannya, ke-182 orang eks pengkut Gafatar itu dibina selama 4 hari di Asrmaa Haji Transit Palu.

Diharapkan dengan pembinaan tersebut mereka akan kembali ke jalan yang benar dan menajalankan syariat agamanya masing-masing.

Informasi yang diperoleh, dari 182 orang eks Gafatar itu, mayoritas sebelumnya adalah pemulk Islam, namun beberapa diantaranya juga menganut Kristen dan Hindu. (afd)

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

%d bloggers like this: