Polisi Tunjukkan Barang Bukti Begal

0
223
Aparat menunjukkan barang bukti berupa pisau dan peluru busur saat gelar kasus begal di Mapolres Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (10/2/2016). (foto: beriatpalu.com)
Aparat menunjukkan barang bukti berupa pisau dan peluru busur saat gelar kasus begal di Mapolres Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (10/2/2016). (foto: beriatpalu.com)
Aparat menunjukkan barang bukti berupa peluru busur saat gelar kasus begal di Mapolres Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (10/2). Dari 25 pelaku begal yang ditangkap karena sudah sangat meresahkan warga, sebagian besar di antaranya adalah anak berusia di bawah 16 tahun atau di bawah umur, sehingga kepolisian setempat sulit menerapkan hukuman berat berdasarkan KUHP karena ada UU Perlindungan Anak. ANTARA FOTO/Basri Marzuki/16
Aparat menunjukkan barang bukti berupa peluru busur saat gelar kasus begal di Mapolres Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (10/2/2016). (foto: beritapalu.com)
Sejumlah pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) jalan berbaris saat gelar kasus di Mapolres Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (10/2). Polres Palu menangkap sedikitnya 18 orang yang diduga pelaku curanmor beserta brang buktinya yang merupakan sindikat dan beroperasi di beberapa tempat serta tidak segan melukai korbannya saat beraksi. ANTARA FOTO/Basri Marzuki/16
Sejumlah pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) jalan berbaris saat gelar kasus di Mapolres Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (10/2/2016). (foto: beritapalu.com)

PALU – Polres Palu menggelar barang bukti kejahatan begal atau pencurian dengan kekerasan (curas) di Mapolres Palu, Rabu (10/2/2016). Barang bukti itu di antaranya sejumlah anak panah atau busur yang terbuat dari besi paku.

Selain itu, beberapa pisau atau badik juga ditunjukkan termasuk barang bukti hasil kejahatan seperti dompet, tas, barang elektronik dari sejumlah pelaku.

Sayangnya, dari beberapa barangbukti yang ditunjukkan itu, tak ada pelaku begal itu yang ditunjukkan. 18 orang pelaku yang ditunjukkan hanya untuk kejahatan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) beserta kendaraan bermotor yang dicurinya.

Dari curanmor itu pula, seorang warga yang pernah melaporkan motornya hilang dan ditemukan kebali oleh polisi dari pengembangan kasusu tersebut diserahkan kembali.

Kapolres Palu, AKBP Basya Radyananda mengatakan, gelar barang bukti kasus itu untuk periode November 2015 hingga 31 Januari 2016. Selama periode itu sedikitnya ada 74 kasus dan 39 kasus di antaranya sudah diungkap.

Untuk kasus pencurian dan pembertan (curat) terdapat 212 kasus dan baru sekitar 106 kasus yang terungkap. Sedangkan untuk kasus curanmor yang kasusnya mencapai 303, yang terungkap  baru 106 kasus.

Dari keseluruhan kasus tersebut, 48 orang ditetapkan sebagai tersangka yang terdiri dari 10 orang kasusu curas, 13 orang kasus curat dan 25 orang kasus curanmor. (afd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here