Rintis Berdirinya Universitas Muhammadiyah Bone

Ketua STKIP Muhammadiyah Bone, Muh Jufri Rasyid, SE, M.Si. (Foto: yahya mustafa)

MAKASSAR – Seluruh civitas akademika kampus berikhtiar untuk segera menghadirkan Universitas Muhammadiyah Bone. Tekad itu dibarengi dengan mempersiapkan penambahan program studi baru sesuai regulasi dalam mendirikan universitas.

Salah satu syarat itu, adalah harus mengelolah tujuh program studi. Demikian ditegaskan Ketua STKIP Muhammadiyah Bone, Muh Jufri Rasyid, SE, M.Si di Makassar, Sabtu (30/1/2016).

Selama ini kampus mengelolah tujuh program studi yakni; S1 Pendidikan Biologi, Pendidikan Matematika, Pendidikan Bahasa Inggeris, Pendidikan Bahasa Indonesia, Pendidikan Ekonomi, Pendidikan Kewarganegaraan serta Teknologi Pendidikan, ungkap pria kelahiran Bone 1965 ini.

Tiga prodi baru segera hadir yakni; S1 Olahraga, S1 Geografi serta S1 PGSD. Pengurusan berkas dan syarat lainnya sedang dirampungkan di Kemenristekdikti RI. Revisi berkas telah dilakukan dan menunggu hasil akhir untuk segera keluar izin operasional, tandas magister agribisnis PPs-UNHAs ini.

Kampus mulai beroprasi sejak 1979 alumninya mencapai sekitar sepuluhan ribu sarjana, menyebar menjadi guru dan profesi lainnya di Bone dan sekitarnya termasuk di wilayah Kolaka dan Sulawesi Tenggara lainnya, kata sarjana ekonomi UMI Makassar ini.

Keseluruhan mahasiswa yang terdaftar pada 2016 sesuai Pangkalan Data Perguruan Tinggi (PDPT) mencapai sekitar 4000 orang untuk tujuh prodi. Tahun 2015 maba yang diterima sebanyak 500 orang,  sesuai rasio dosen serta sarana dan prasarana kampus yang dimiliki, tandasnya.

Semua prodi yang dibina telah mendapat akreditasi dari BAN-PT. Status akreditasi kini sedang ditingkatkan ke nilai lebih tinggi lagi. Kerja keras dari seluruh civitas akademika kampus sekali lagi bertekad meningkatan status akreditasi, tegas Jufri. (afd/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here