Jenazah Terduga Teroris Poso Diidentifikasi di RS Bhayangkara

0
210
Aparat bersenjata berjaga di depan kamar jenazah Rumah Sakit Bhayangkara Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (16/1). Tim gabungan TNI/Polri kembali menembak mati seorang terduga teroris saat terjadi kontak senjata di Desa Taunca, Poso Pesisir Selatan, Poso pada Jumat (15/1) pagi. Polisi masih melakukan identifikasi terhadap jenazah yang diduga pengikut Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Santoso itu. ANTARA FOTO
Aparat bersenjata berjaga di depan kamar jenazah Rumah Sakit Bhayangkara Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (16/1). Tim gabungan TNI/Polri kembali menembak mati seorang terduga teroris saat terjadi kontak senjata di Desa Taunca, Poso Pesisir Selatan, Poso pada Jumat (15/1) pagi. Polisi masih melakukan identifikasi terhadap jenazah yang diduga pengikut Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Santoso itu. ANTARA FOTO

PALU – Jenazah terduga teroris yang tertembak mati pada kontak senjata di Desa Taunca, Poso Pesisir Selatan pada Jumat (15/1/2016) tiba di RS Bhayangkara Palu untuk diidentifikasi.

Jenazah tiba Sabtu (16/1/2016) pagi sekitar pukul 07.30 Wita dan langsung dimasukkan ke kamar jenazah. Sejumlah aparat bersenjata terlihat berjaga ketat di depan kamar jenazah tersebut.

Seorang pejabat kepolisian setempat yang dikonfirmasi mengatakan, pihaknya akan melakukan identifikasi untuk memastikan identitas terduga teroris tersebut.

Sementara itu, spekulasi yang berkembang menyebutkan bahwa jenazah tersebut mirip dengan pimpinan Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Santoso. Spekulasi itu berkembang karena adanya foto yang menyebutkan  bahwa itu adalah foto terduga teroris yang tewas tertembak tersebut. Adapula yang menyebutnya mirip dengan Basri, mantan tahanan teroris yang melarikan diri beberapa waktu lalu.

Pejabat polisi itu sendiri tidak ingin berandai-andai sebelum semuanya terkonfirmasi oleh petugas. “Kita masih harus memastikan itu. Makanya akan dilakukan identifikasi,” sebutnya.

Seperti diketahui, pada Jumat (15/1/2016) terjadi ontak senjata antara aparat gabungan dari TNI/Polri  di Desa Taunca Kecamatan Poso Pesisir Selatan. Aparat menggerebek sekelompok orang yang sedang berada di salah satu pondok di kebun warga di pegunungan Taunca.

Penggerebekan itu tidak berjalan mulus karena aparat disambut dengan tembakan oleh kelompok tersebut. Aparat pun melepas tembakan sehingga kontak senjata yang berlangsung sekitar dua jam tak dapat dihindari.

Satu dari beberapa anggota kelompok sipil bersenjata itu kemudian terkena tembakan dan tewas di tempat. Saat tewas terkena tembakan, evakuasi belum bisa dilakukan karena situasi masih tidak memungkinkan, kontak senjata masih terus berlangsung. Hingga sekitar menjelang sore pukul 15.30 Wita baru evakuasi jenazah tersebut dapat dilakukan. (afd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here