LMND Palu Tuntut Nasionalisasi PT. Freeport

0
4042
Aktivis Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND berorasi saat unjuk rasa di Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (13/1/2016). Foto: beritapalu.com)
Aktivis Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Palu  berorasi saat unjuk rasa di Bundaran Hasanuddin Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (13/1/2016). Foto: beritapalu.com)

PALU – Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Palu menuntut agar pemerintah menasionalisasi PT. Freeport sesuai amanat Pasal 33 UUD 1945. Tuntutan itu disuarakan saat unjuk rasa di Bundaran Hasanuddin Palu, Rabu (13/1/2016).

Ketua LMND Palu Amiruddin Lewa dalam orasinya mengatakan Indonesia adalah negara yang sumber daya alamnya (SDA) sangat melimpah, namun pemerintah belum mampu memerdekakan Indonesia menuju “jembatan emas“ yang adil dan makmur untuk rakyat sesuai cita–cita Bung Karno.

Pemerintah katanya terjebak praktik penjajahan gaya baru yang sering disebut neoliberalisme. Kedaulatan ekonomi, politik, serta kebudayaan (Trisakti) katanya menjadi tolak ukur utama untuk menyebut bangsa ini tergolong dalam negara yang memiliki kemerdekaan hakiki, tetapi kenyataan sekarang sumber daya alam itu masih dikuasai oleh asing sebagaimana PT. Freeport menguasai eksploitasi emas di Papua.

“Olehnya itu, menurut kami pemerintah harus dapat menasionalisasi PT. Freeport, sehingga SDA dapat dioptimalkan untuk kesejahteraan rakyat sebagaimana yang tercantum dalam Pasal 33 UUD 1945,” tegasnya.

Sementara itu, Kordinator Aksi Rahman mengkritisi kebijakan pemerintah yang menurunkan harga BBM yang kemudian mengambil Dana Ketahanan Energi (DKE) sebesar Rp200 untuk jenis premium dan Rp300 untuk jenis solar.

“Tidak seharusnya pemerintah melakukan hal tersebut, karena tidak ada UU atau PP yang mengatur secara rinci mengenai pengambilan dana ketahanan energi tersebut. Lagi pula, dengan turunnya harga BBM tidak serta merta pemerintah menurunkan harga barang, bahkan berbanding terbalik,” tegasnya.

Aksi itu ditandai denganpembacaan pernyataan sikap yang intinya menuntut nasionalisasi PT. Freeport, menghapuskan dana ketahanan energi yang menjadi pungli pemerintah dan menuntaskan angka kemiskinan di Indonesia. (afd/*)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here