Kapolres Palu: Saya akan Jaga Kantor KPUD Sulteng

0
167
Kapolres Palu, AKBP Basya Radyananda memberi keterangan kepada wartawan di depan kantor KPUD Sulteng, Selasa (15/12/2015). (Foto: beritapalu.com)
Kapolres Palu, AKBP Basya Radyananda memberi keterangan kepada wartawan di depan kantor KPUD Sulteng, Selasa (15/12/2015). (Foto: beritapalu.com)

PALU – Kapolres Palu, AKBP Basya Radyananda menegaskan akan menjaga Kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Sulteng dengan sekuat tenaga untuk menegakkan supremasi pengamanan seperti diamanatkan dalam undang-undang.

Penegasan itu disampaikan kepada sejumlah wartawan di sela-sela sterilisasi Kantor KPUD Sulteng yang terletak di Jalan Letjen S. Parman Palu, Selasa (15/12/2015) menyusul akan dilakukannya rekapitulasi hasil perolehan suara pemilihan gubernrur/wakil gubernur Sulteng di tempat tersebut.

“Pokoknya saya akan menjaga Kantor KPUD Sulteng,” tegas Basya sungguh-sungguh.

Basya yang berlatar belakang dari kesatuan Brimob ini menegaskan, siapapun yang mencoba melakukan tindakan di luar hukum akan ditindak tegas. Seandainya katanya ada pihak-pihak yang mencoba memaksakan di luar yang sudah ditentukan dan bertindak anarkis, maka ada pasal-pasal hukum yang bisa diterapkan.

Dia menjelaskan, kepolisian punya enam tahapan bertindak. Pertama jelasnya adalah kehadiran polisi. “Nah kita sudah ada disini sekarang ini,” sebutnya. Kedua adalah imbauan. Ketiga adalah kendali tangan kosong. “Kalau tidak bisa diimbau kita angkut,” lanjutnya.

Keempat adalah kendali tangan kosong lunak, lalu kelima adalah tindakan tegas menggunakan peralatan teknis kepolisian seperti gas air mata, bom asap, water canon.

“Yang terakhir, apabila massa sudah agresif, merusak, membakar, kita tindak tegas. Anda lihat disana (sembari menunjuk aparat bersenjata di ujung jalan S.Parman,red) mereka itu berpeluru tajam,” sebut Kapolres Basya.

Ia mengungkapkan, untuk pegamanan kantor KPUD Sulteng itu sedikitnya 500 personel polisi diterjunkan belum termasuk dari unsur TNI yang menurutnya juga sudah disiapkan. Khusus untuk pengamanan Kota Palu, Basya mengaku bahwa Kapolri sudah mem-BKO-kan 4 kompi Brimob.

“Kalau Brimob sudah turun anda pasti tahu bahwa itu langkah terakhir kepolisian, jadi tindakan tegas yang akan dilakukan, bukan tindakan-tindakan yang sifatnya lebay lagi,” tandas Kapolres Basya Radyananda. (afd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here