IJTI Kecam Kekerasan pada Jurnalis TV di Bitung

0
261

stop-kekeranan-kepada-jurnalisJAKARTA – Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) kembali mengecam tindakan kekerasan yang tidak manusiawi terhadap anggota IJTI yang melakukan tugas-tugas jurnalistiknya seperti yang terjadi di Bitung, Sulawesi Utara, Kamis (10/12/2015).

Tindakan kekerasan itu dilakukan sejumlah oknum yang diduga pendukung salah satu pasangan calon (paslon) di Kabupaten Bitung.

Tiga jurnalis anggota IJTI masing-masing jurnalis Metro TV, Kompas TV serta salah seorang jurnalis TV Lokal mengalami tindakan kekerasan yang menggunakan cara-cara biadab dengan merampas dan merusak kamera milik para jurnalis tersebut.

Tindakan yang sangat tidak berprikemanusiaan itu malah menjadi tontonan para simpatisan pendukung paslon, sehingga kekerasan terhadap para jurnalis anggota IJTI yang seharusnya bias segera diatasi malah berlangsung lama.

Dengan kejadian ini, selain mengecam tindakan oknum para pendukung calon kepala daerah itu. “IJTI meminta Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Utara, Kepolisian Resort (Polres) Bitung agar  segera mengambil tindakan tegas, dengan memproses semua pelaku kejahatan tersebut ke meja hokum,” tandas Ketua IJTI Pusat Yadi Hendriana dalam rilisnya yang juga ditandantangani Sekrterisnya Jamalul Insan.

IJTI juga mengingatkan setiap pekerjaan yang dilakukan oleh jurnalis dimanapun berada dilindungi oleh undang-undang. (afd/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here