Anak Gagal Wisuda, Orangtua Gantung Diri

0
266

SANGIHE – Stirman Kawau (60), warga Kampung Lelipang, Kecamatan Tamako, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, nekat gantung diri, Senin (16/11/2015) sekitar pukul 09.00 Wita. Penyebabnya, diduga tertekan anaknya gagal wisuda dan juga penyakit menahun yang tak kunjung sembuh.

Jawapos.com dalam lamannya menyebutkan, upaya keluarga untuk berobat telah dilakukan. Tetapi belum juga membuahkan hasil. Sementara belum lama, korban mendapat informasi, jika anak kandungnya yang sedang menuntut ilmu di perguruan tinggi batal wisuda.

Pagi sebelum kejadian, korban sarapan bersama istri dan anak-anaknya. Setelah itu, korban meminta anaknya segera ke kebun. Dirinya akan menyusul.

Korban lalu menemani istrinya memberi makan hewan piaraan. Setelah dari kandang, sang istri menyusul anaknya ke kebun. Sementara korban menuju ke rumah. Melihat situasi sedang sepi, korban mengambil tali jemuran lalu melakukan aksi bunuh diri dalam rumah.

Olha Kawau, saksi mata yang pertama kali melihat korban tergantung tak bernyawa terkejut. Kasus ini selanjutnya dilaporkan ke Polsek Tamako.

Kapolsek Tamako Iptu Salindame Mangendai membenarkan sudah terima laporannya. “Atas permintaan keluarga, mayat korban tidak dilakukan autopsi. Keluarga yakin kematian korban murni bunuh diri,” tegas Mangendai. (*/hsn/JPG)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here