Longki Djanggola pada Dzikir Akbar di Tinombo, Parigi Moutong, Kamis (19/11/2015). (Foto: jgbua)

PARIGI MOUTONG: Dzikir akbar dalam rangkaian kampanye Calon Gubernur Nomor 2 Longki Djanggola di Tinombo, Parigi Moutong, Sulawesi Tengah dipadati ribuan warga. Tidak ketinggalan komunitas suku asli Lauje dari Taipa Obal, Bela juga ikut dalam dzikir ini.

Sejumlah tokoh Parigi Moutong juga terlibat termasuk cucu Guru Tua, Ketua Wanita Islam Alkhairaat Pusat Palu, Syarifah Sakinah Alhabsyie juga hadir mendampingi Zalzulmida Aladin Djanggola.

Bupati Parigi Moutong Samsurizal Tombolotutu yang tengah cuti kampanye, mantan Sekretaris Kabupaten Parigi Moutong Taswin Borman dan Mantan Ketua DPRD Parigi Moutong Moh. Nur Rahmatu, Ketua DPRD Parigi Moutong juga tampak pada dzikir akbar itu.

Dzikir akbar antarumat itu dipimpin Ustadz Abdul Rauf, tokoh pemuda di Parigi. Sementara yang membawakan hikmah adalah Ustadz Adrian.

Cagub Longki dalam orasi kampanyenya kembali mengingatkan orang tua pentingnya menyekolahkan anak. “Sekolahkan anak-anak kita di sekolah kejuruan yang sesuai dengan potensi daerah. Agar mereka bisa siap pakai sewaktu-waktu perusahaan atau investor yang bergerak di bidang pertanian. Yang berada di daerah pertambangan, sekolah di kejuruan yang terkait,” ujar Longki memberi arahan.

Di saat sama, ia juga menyampaikan kepada para petani dan nelayan untuk tidak risau. “Insya Allah jika saya kembali memimpin Sulawesi Tengah maka para nelayan dan petani akan makin dimudahkan saat membeli sarana produksi pertanian, pupuk bersubsidi dan sebagainya. Para petani dapat memakai kartu petani maju. Bagi nelayan juga begitu, mereka dapat menunjukkan kartu nelayan maju bila membeli bahan bakar, juga alat tangkap dan lain-lain,” kata mantan Bupati Parigi Moutong ini.

Tiga Tokoh Bersatu saat dzikir akbar itu yakni Taswin Borman, Nur Rahmatu dan Tombolotutu mengangkat sumpah untuk bersatu memenangkan Longki-Sudarto pada 9 Desember 2015.

“Kepada keluarga Tombolotutu, Rahmatu dan Borman di Parigi Moutong kami serukan untuk memenangkan Longki-Sudarto pada 9 Desember nanti. Kita boleh saling berbeda pendapat pada hal lain, tapi untuk dukungan kita memilih Nomor 2,” kata Samsurizal yang tengah cuti.

Sementara Ketua Wanita Islam Alkhairaat Pusat Palu, Syarifah Sakinah Alhabsyie, anak dari   Ketua Umum Wanita Islam Alkhairaat, Hj. Syarifah Sadiyah Aljufrie menyerukan agar para muslimat yang tergabung dalam organisasi perempuan itu dapat mengarahkan pilihannya pada pasangan Longki-Sudarto.

“Kita sudah melihat bagaimana kerja Pak Longki Djanggola selama ini membangun Sulawesi Tengah. Kita juga sudah tahu betapa besar kepeduliannya kepada Alkhairaat. Kita harus membalas fitnah semua orang pada Longki dengan mencoblos nomor 2 pada pemilihan gubernur 9 Desember mendatang,” tandas cucu Guru Tua ini. (afd/*)

 

2 Comments

  1. Ralat penulisan nama yang benar Syarifah Sakinah Alhabsyie, Ketua Wanita Islam Alkhairaat Wilayah Sulawesi Tengah. Beliau adalah anak dari Ketua Umum Wanita Islam Alkhairaat, Hj. Syarifah Sadiyah Aljufrie.

    1. Author

      Terima kasih koreksinya. Kekeliruan sudah kami perbaiki..
      Salam..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *