Sepekan, Empat Orang Tewas Karena Sapi di Palu Utara

PALU – Miris, hanya dalam waktu sepekan, tercatat sedikitnya empat orang yang tewas akibat sapi yang berkeliaran  di jalan. Itu terjadi di Palu Utara selama sepekan terakhir ini.

Kaposlek Palu Utara, IPTU Abd Rahman Djuhadi SH menyebutkan, semua korban tewas itu karena menyeruduk sapi yang bekeliaran di jalan.

“Itu antara lain alasan mengapa penertiban ternak sapi yang berkeliaran di jalan perlu dilakukan, tegasnya.

Dia mengengkap salah satu kecelakaan yang belum lama ini terjadi di Jalan Trans Sualwesi yang penyebabnya juga akrena sapi-sapi tersebut. Seorang warga mengendarai sepeda motor dari arah Utara. Tepat di persimpangan tiba-tiba rombongan sapi memotong jalan.

“Nyawa korban tidak bisa diselamatkan. Korban meninggal dunia dalam perjalanan menuju ke RS Mamboro,”sebutnya.

Belum lagi kecelakaan lainnya yang juga karena sapi. “Kita mengimbau kepada pemerintah setempat agar menangani gerombolan sapi yang terus berkeliaran di jalan-jalan tersebut agar tidak terjadi kecelakaan yang bisa merenggut nyawa,” harapnya.

Sementara itu, Marwan salah seorang warga Palu Timur mengusahkan pengalamannya yang nyaris celaka karena gerombolan sapi di jalan itu.

Saat itu malam hari, dirinya bermaksud ke pelabuhan Pantoloan untuk menjemput keluarganya yang tiba dengan kapal laut. Di perjalanan ia nyaris menerobos gerombolan sapi yang sedang istirahat di jalan.

“Untung saya melihatnya karena tersorot lampu. Tapi yang saya tidak habis pikir, kenapa sapi-sapi itu tidur di jalan umum,” lanjutnya.

Ia berharap, pemerintah setempat benar-benar serius dengan penertiban sapi-sapi tersebut agar tidak merugikan orang banyak. (afd/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here