Kerusakan Irigasi Paneiki Belum Diperbaiki

SIGI – Daerah Irigasi (DI) Paneiki hingga saat ini rusak, mulai dari cek dam, pintu air, hingga saluran irigasinya. Akibatnya, ratusan hektar lahan sawah jadi lahan tidur. Di wilayah hulu, cek dam jebol,  sementara di pintu air sebagai pusat distribusi ke saluran irigasi pun pintunya pada rusak.

Rusaknya irigasi Paneiki itu terungkap dalam Reses Anggota DPRD Prov. Muh. Masykur di Gedung Pertemuan Desa Pombeve Kec. Sigi Biromaru (31/10/2015).

Menurut Kepala Desa Pombove, Aspar, bangunan Irigasi itu belum pernah di perbaiki. Ada program pembangunan, tapi hanya perbaikan pada saluran irigasi sekundernya. Itu pun saluran yang menuju Desa Loru dan desa sekitarnya, imbuhnya. Sementara, saluran ke desa Pombewe tidak pernah dibangun.

“Sawah merupakan jantung penghidupan kami di desa Pombeve. Tapi beberapa tahun ini kami sulit mengolah lahan karena air terbatas masuk, bahkan 300 hektar sawah sudah jadi lahan tidur. Dan yang terparah ada di Wilayah Dusun 3 Desa Pombeve” ujar Mardan, Ketua Gapoktan Desa Pombeve.

Menyikapi hal tersebut, Muh. Masykur menyampaikan dihadapan warga masyarakat desa bahwa tidak ada alasan lagi bagi pemerintah untuk mengulur pembangunan dan perbaikan Irigasi Paneiki. Sebab, ini menyangkut hajat hidup orang banyak. Mengulur perbaikan ini sama halnya memperpanjang penderitaan petani.

Selain itu, perbaikan infrastruktur pertanian ini bagian dari upaya mempertahankan ketahanan pangan, termasuk di Kab. Sigi.  “Olehnya, kita sama-sama berharap melalui Reses ini, akan direspon dan ditindaklanjuti oleh pemerintah,” ujar Masykur. (afd/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here