Sensei Abu Baedah dan Yuningsih. (Foto: Erick Tamalagi)

MEDAN – Sulawesi Tengah dipastikan mengirimkan atletnya berlaga pada PON XIX Bandung, menyusul lolosnya empat karateka yang tengah mengikuti seleksi Prapon di Medan, Sumatera Utara.

Empat karateka yang lolos pada hari pertama adalah Yuningsih Christiana Masoara, Fauzan Hasibuan, M. Qosim dan  Rosa. Ke-empat karateka lolos karena berhasil masuk dalam 12 besar sebagai persyaratan untuk bisa bertanding di arena PON XIX.

Bertanding di Gedung Serbaguna Universitas Medan (UNIMED), Yuningsih menejadi pembuka jalan bagi karateka lainnya. Yuningsih yang turun pada nomor kata perorangan puteri berhasil masuk 12 besar dari 25 karateka wakil 25 daerah.

Fauzan Hasibuan yang turun di nomor kumite putera + (diatas) 84 kilogram menjadi karateka kedua yang lolos dari 19 karateka.  M. Qosim yang turun di nomor kumite putera – (dibawah) 84 kilogram menyusul keberhasilan dua rekannya. M. Qosim lolos dari 20 karateka yang berada dikelasnya. Rosa menutup keberhasilan karateka Sulawesi Tengah pada hari pertama setelah dinyatakan lolos di kelas kumite puteri + (diatas) 68 puteri.

Hilda yang turun  bertanding di nomor kumite puteri – (dibawah) 68 kilogram masih harus berjuang Selasa besok karena pertandingan ditunda Selasa besok.

Ketua Harian FORKI Sulawesi Tengah, Abu Baedah, yang mendampingi tim kararte Sulawesi tengah mensyukuri prestasi yang diperlihatkan atletnya pada hari pertama. “Ini sekaligus menjawab tantangan pada kami sebagai pengurus FORKI Sulawesi Tengah nyang baru saja terbentuk dua bulan. Semoga Selasa besok atlet yang masih turun bertanding bisa mengikuti kesuksesan rekan-rekan lainnya,” kata Abu Baedah yang dihubungi melalui telepon. (afd/*)

*) Laporan: Erick Tamalagi dari Medan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *