Ekonomi Indeks Sulawesi Tengah

Telkom Salurkan Rp2,6 M Dana Bergulir Selama 2015

General Manager PT. Telkom Wilayah Sulteng Marnoto (kiri) menyaksikan penandatanganan berita acara penyerahan bantuan dana bergulir BUMN kepada salah seorang mitra binaan usaha kecil di Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (29/9/2015). Foto: beritapalu.com/Basri Marzuki
General Manager PT. Telkom Wilayah Sulteng Marnoto (kiri) menyaksikan penandatanganan berita acara penyerahan bantuan dana bergulir BUMN kepada salah seorang mitra binaan usaha kecil di Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (29/9/2015). Foto: beritapalu.com/Basri Marzuki

PALU – PT. Telkom Wilayah Sulawesi Tengah selama 2015 telah menyalurkan dana bergulir untuk modal usaha bagi usaha kecil sebesar lebih dari Rp2,6 miliar. Dana sebesar itu mencakup 96 mitra binaan yang bergerak diberbagai bidang usaha baik perdagangan, industri maupun jasa.

Dana bergulir itu diperoleh dari penyisihan laba usaha Telkom sebesar dua persen setiap tahunnya. “Telkom konsisten menyalurkan bantuan dana bergulir untuk modal usaha bagi usaha kecil ini sejak tahun 2003 lalu,” sebut General Manager PT Telkom Witel Sulteng, Marnoto usai menyerahkan bantuan dana bergulir kepada mitra binaannya di Aula Telkom Sulteng, Selasa (29/9).

Sejak tahun 2003 tersebut hingga September 2015 dana bergulir secara keseluruhan yangtelah disalurkan BUMN telekomunikasi di Sulteng ini sudah mencapai Rp30 miliar.

“Bantuan ini sifatnya bergulir. Kalau mitra sebelumnya lancar dalam pengembalian dana pinjaman itu, maka usaha kecil lainnya bisa kebagian pula. Sebaliknya juga begitu, kalau lalai maka usaha kecil lainnya juga terhambat menerima bantuan dana bergulir tersebut,” urainya.

Marnoto meyebutkan, tahun ini pemerintah menurunkan tingkat bunga yang dibebankan kepada usaha kecil yang menjadi penerima bantuan dana bergulir tersebut, yakni menjadi rata-rata 4,3 persen. Sebelumnya sebesar 6 persen per tahun.

“Penurunan tingkat bunga ini agar lebih memacu daya saing usaha kecil, terutama mitra binaan kita. Kita berharap dengan tingkat bunga yang lebih rendah, akan mendorong pelaku usaha kecil ini lebih gesit mengembangkan usahanya,” jelas Marnoto yang saat itu didampingi Manager HR, CDC & SAS, Sahran. (afd)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *