Kapolda: Hidup atau Mati, Tahanan Lari Harus Ditangkap

Kapolda Sulteng, Brigjen Pol. Idham Azis (kiri) saat pemaparan penangkapan teroris Poso di Mapolda Sulteng, 7/4/2015. Foto: beritapalu.com/Basri Marzuki

PALU – Kapolda Sulteng, Brigjen Pol Idham Azis tidak bermain-main dalam usaha mengejar sejumlah tahanan yang melarikan diri belum lama ini. Ia memerintahkan kepada jajarannya untuk menangkap kembali tahanan yang kabur tersebut, hidup ataupun mati.

Kapolda mengaku, dari 10 tahanan yang melarikan diri dengan menjebol plafon dan mematahkan jeruji ventilasi kamar kecil di ruang tahanan Polda Sulteng tersebut, 4 tahanan diantaranya sudah diamankan kembali. “Pokoknya jangan pulang sebelum menangkap yang enam lainnya,” tegas Kapolda seperti dilansir Radar Sulteng, edisi Selasa (29/9/2015).

“Pokoknya tangkap mereka, Baik dalam keadaan hidup atau mati harus ditemukan,” tandasnya lagi.

Lalu, bagaimana dengan anggota yang melakukan penjagaan saat tahanan tersebut melarikan diri? Kapolda Idham menyatakan, ada tujuh anggotanya yang diperiksa. Ke-7 orang itu semuanya bertugas pada malam tersebut. “Pihak Bidpropam Polda Sulteng bersama Itwasda masih terus mendalami, adanya kesengajaan atau kelalaian anggota terkait kaburnya 10 tahanan Polda Sulteng itu. (afd/*)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Telkom Salurkan Rp2,6 M Dana Bergulir Selama 2015

Wed Sep 30 , 2015
PALU – PT. Telkom Wilayah Sulawesi Tengah selama 2015 telah menyalurkan dana bergulir untuk modal usaha bagi usaha kecil sebesar lebih dari Rp2,6 miliar. Dana sebesar itu mencakup 96 mitra binaan yang bergerak diberbagai bidang usaha baik perdagangan, industri maupun jasa. Dana bergulir itu diperoleh dari penyisihan laba usaha Telkom […]

Recent Post