KM Dewaruci di Anjungan Sail Tomini Jadi Tontonan Warga

0
184
Sejumah warga bersantai di pinggir pantai dengan latar belakang KM Dewaruci di lokasi Sail Tomini 2015 Pantai Kayubura, Pelawa Baru, Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Minggu (13/9). KM Dewaruci bersama sejumlah kapal perang milik TNI AL akan melakukan sailing pass pada puncak Sail Tomini yang akan dihadiri Presiden RI Joko Widodo pada 19 Septemebr 2015 mendatang. (foto:beritapalu.com/Basri Marzuki)
Sejumah warga bersantai di pinggir pantai dengan latar belakang KM Dewaruci di lokasi Sail Tomini 2015 Pantai Kayubura, Pelawa Baru, Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Minggu (13/9). KM Dewaruci bersama sejumlah kapal perang milik TNI AL akan melakukan sailing pass pada puncak Sail Tomini yang akan dihadiri Presiden RI Joko Widodo pada 19 Septemebr 2015 mendatang. (foto:beritapalu.com/Basri Marzuki)

PALU – KM Dewaruci kini buang jangkar di Pantai Kayubura, tepat berhadapan dengan anjungan Sail Tomini, Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Pemandangan itu tidak disia-siakan warga setempat untuk mendatangi lokasi tersebut untuk menyaksikannya, Minggu (13/9/2015).

Ribuan warga tumplek di sekitar pantai untuk menyaksikan kapal berdesain kapal Pinisi yang telah berkeliling dunia itu. Tak ayal lagi, anjungan Sail Tomini yang luasnya mencapai 21,3 hektar itu tumplek oleh warga yang terus membanjiri. Bahkan arena anjungan Sail Tomini itu seolah-olah menjadi arena hiburan tersendiri yang mengasyikkan bagi warga setempat.

“Sejak KM Dewaruci masuk pada Jumat (11/9/2015) malam, warga sudah berdatangan. Jadi arena Sail Tomini ini selalu ramai, terutama pada sore hari,” kata salah seorang petugas di anjungan tersebut.

Informasi yang diperoleh, KM Dewaruci akan melakukan openship bagi warga. Meski begitu jadwalnya belum ditentukan. Namun oleh beberapa petugas menyebutkan, openship itu dilaksanakan setelah jembatan terapung yang saat sedang dibuat sudah rampung.

Maklum katanya, tempat berlabuhnya kapal layar tersebut cukup jauh dari bibir pantai, sehingga untuk menjangkaunya hanya bisa dilakukan degan menggunakan perahu atau speedboat atau jembatan terapung. (afd)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here