Jenazah Teguh Warisman Sane Disambut Histeris

Salah seorang keuarga dekat Teguh Warisman Sane, korban pesawat Trigana Air yang jatuh di Papua berusaha meraih foto almarhum ketika jenazah tiba di kediamannya di Perumahan Kelapa Gading Permai Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Minggu (23/8/2015). (AntaraFoto/BasriMarzuki)

SIGI – Jenazah Teguh Warisman Sane, korban jatuhnya pesawat Trigana Air di Papua disambut histeria keluarga dekatnya ketika tiba di kediamannya di kompleks Perumahan Kelapa Gading Kabupaten Sigi, Minggu (23/8/2015) sore.

Bahkan ibu kandungnya, Sherly terus berlinang2 airmata sejak menerima jenazah tersebut di Papua hingga diterbangkan dan tibanya di bandara Mutiara Palu dan seterusnya sampai di rumah duka.

Salah seorang keluarga dekatnya malah sempat histeris ketika peti jenazah itu tiba dan diusung ke dalam rumah. Ayahnya, Derisman Sane bahkan sempat digotong oleh keluarga karena ambruk saat meraih peti jenazah yang digotong oleh rekan almarhum dari PT. Pos Indonesia Palu.

Almarhum memang tercatat sebagai karyawan PT. Pos Indonesia yang ditugaskan di Papua. Ia tewas bersama 3 rekan lainnya saat bermaksud membagi Dana program keluarga harapan sejahtera (PKHS). Uang tunai yang dibawanya sebesar Rp.6,5 miliar juga ikuta ludes terbakar.

Pemulangan jenazah Teguh ke Sigi juga diikuti oleh Dirut SDM PT. pos Indonesia, Febriyanto.

“Atas nama direksi  perusahaan, kami menyampaikan rasa berbelasungkawa atas gugurnya rekan kita Teguh Warisman Sane. Almarhum adalah salah seorang pahlawan pos Indonesia,” kata Febriyanto.

Senin (24/8/2015) pagi tadi, almarhum dikebumikan yang didahului dengan ibadah pelepasan (Afd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here