Ratusan Koperasi di Palu akan Dibubarkan

PALU – Sejatinya, kehadiran lembaga usaha Koperasi diharapkan bisa menyejahterakan anggotanya. Namun tidak bagi sebagian koperasi yang ada di Palu, kehadirannya malah kebalikannya. Karena itu, Dinas Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) Kota Palu akan membubarkan yang koperasi yang tidak bisa lagi mengemban amanah anggotanya tersebut.

Kepala Bidang Koperasi Disperidagkop dan UKM Kota Palu, Andi Akbar Taqdirun mengatakan, bulan Mei 2015 lalu, sedikitnya 51 koperasi yang ada di Palu sudah dibubarkan. Menyusul dalam waktu dekat ini, sekitar 100 lagi juga akan ditutup. “50 Koperasi dibubarkan, satunya bubar sendiri,” sebutnya.

Koperasi yang sudah dibubarkan itu umumnya tidak pernah lagi melaksanakan kewajibannya sebagai lembaga usaha, terutama Rapat Anggota Tahunan (RAT) dalam 5 tahun.

“RAT itu tujuannya untuk di evaluasi kegiatan dan harus dilaksanakan setiap satu kali satu tahun. Tujuannya, agar ada pertanggungjawaban yang dilakukan oleh pengurus terhadap usaha koperasi yang dijalankan. Tapi itu tidak dilakukan, makanya dibubarkan,” terangnya.

Pembubaran dilakukan dengan mencabut izin usaha dan badan hukumnya. Sebelumnya ada pembekuan yang bila tidak direspon maka baru dibubarkan.

Saat ini, terdapat 315 koperasi tercatat di Palu. Dengan pembubaran tersebut, maka jumlahnya akan makin menciut. (afd/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here